Pendidikan vokasional di Indonesia memiliki peran penting dalam mempersiapkan siswa untuk memasuki dunia kerja dengan keterampilan praktis yang relevan. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi optimalisasi program Double Track di MA Ma’arif Udanawu Blitar melalui kemitraan strategis dengan SMK Negeri 1 Udanawu, khususnya dalam bidang otomotif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk mengevaluasi potensi dan tantangan yang dihadapi dalam implementasi program ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat keterbatasan fasilitas dan tenaga pengajar di MA Ma’arif Udanawu, kerjasama dengan SMK Negeri 1 Udanawu dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, serta memberikan siswa akses yang lebih luas terhadap keterampilan praktis yang dibutuhkan industri otomotif. Namun, tantangan dalam hal kualifikasi guru dan sarana prasarana tetap menjadi hambatan utama yang perlu diatasi. Artikel ini juga memberikan saran untuk pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih terintegrasi antara sekolah menengah kejuruan dan industri guna meningkatkan kualitas pendidikan vokasional di masa depan
Copyrights © 2025