Pemanasan dan pendinginan merupakan komponen penting dalam setiap sesi olahraga, termasuk futsal. Pemanasan mempersiapkan tubuh untuk aktivitas yang lebih intens, sedangkan pendinginan membantu tubuh pulih setelahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi pelatih dalam menerapkan program pemanasan dan pendinginan yang efektif dalam kegiatan ekstrakurikuler futsal di MAN 1 Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap 5 orang pelatih futsal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi keterbatasan waktu, fasilitas yang tidak memadai, kurangnya kesadaran pemain, dan keterbatasan pengetahuan pelatih. Disimpulkan bahwa intervensi yang komprehensif, termasuk pendidikan dan pelatihan, diperlukan untuk meningkatkan penerapan program pemanasan dan pendinginan yang efektif.
Copyrights © 2025