Layanan kereta api ekspres Batavia-Surabaya atau yang lebih dikenal dengan Eendaagsche-Express merupakan layanan yang dibangun oleh Perusahaan Kereta Api Negara (Staatsspoorwegen). Pengoperasian layanan Eendaagsche-Express Batavia-Surabaya mengalami banyak hambatan sejak perencanaan hingga awal pengoperasiannya. Namun, desakan terhadap kepentingan ekonomi yang meningkat membuat layanan ini berhasil dioperasikan pada 1 November 1929. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya Staatsspoorwegen dalam mengoperasikan layanan kereta api ekspres Batavia-Surabaya, untuk mendeskripsikan tantangan dan hambatan dalam pengoperasian layanan kereta api ekspres Batavia-Surabaya, serta untuk mengnalisis perkembangan pengoperasian layanan kereta api ekspres Batavia-Surabaya sebagai manifestasi transportasi modern di Hindia Belanda. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang diawali dengan heuristik, kritik dan verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengoperasian layanan kereta api ekspres Batavia-Surabaya menghadapi hambatan berupa akses yang belum terhubung secara sempurna, kebijakan yang tidak tepat berkaitan dengan pemilihan stasiun pemberhentian, hingga depresi ekonomi. Namun demikian, layanan kereta api ekspres Batavia-Surabaya menjadi simbol modernisasi melalui inovasi teknologi yang ditunjukan melalui penggunaan lokomotif, gerbong, tempat duduk, hingga peningkatan hospitality. Modernisasi juga dilakukan melalui sistem pengelolaan layanan kereta api ekspres Batavia-Surabaya yang terinegrasi. Upaya peningkatan teknologi dan modernisasi melalui kebijakan yang dikelyarkan Staatsspoorwegen berdampak pada berkurangnya waktu tempuh secara signifikan dan miningkatnya aktivitas perekonomian.
Copyrights © 2025