Artikel ini merupakan tinjauan literatur yang mengeksplorasi bagaimana interaksi kelompok memengaruhi perubahan perilaku kesehatan. Penelusuran dilakukan melalui basis data PubMed, Scopus, dan Google Scholar untuk jurnal yang diterbitkan antara tahun 2015–2025, dengan kata kunci “group dynamics”, “health behavior change”, “social support”, dan “health promotion”. Dari 6.270 artikel yang ditelusuri, hanya 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan pendekatan tematik-deskriptif. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa pendekatan berbasis kelompok efektif dalam mendorong perubahan perilaku kesehatan melalui mekanisme dukungan sosial, pembelajaran sosial, peningkatan efikasi diri, serta penguatan norma dan identitas kelompok. Teori-teori seperti Dinamika Kelompok Lewin, Social Cognitive Theory, Health Belief Model, hingga Social Identity Theory mendukung temuan tersebut. Studi yang dianalisis mencakup berbagai populasi mulai dari karyawan, penderita penyakit kronis, ibu hamil, lansia, hingga warga binaan, dan menunjukkan bahwa efektivitas intervensi sangat bergantung pada dinamika internal kelompok, kesesuaian konteks budaya, serta peran fasilitator yang kompeten. Dengan demikian, strategi promosi kesehatan berbasis kelompok merupakan pendekatan yang kuat dan kontekstual untuk mendorong perubahan perilaku yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025