Pondok pesantren mempunyai peran penting dalam pendidikan Islam dan pembentukan karakter di masyarakat. Namun, untuk menghadapi era digital dan tantangan globalisasi, pesantren perlu menerapkan strategi manajemen hubungan masyarakat (humas) yang efektif guna membangun dan menjaga citra positifnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen humas di Pondok Pesantren Al-Mashduqiah untuk meningkatkan kepercayaan dan hubungan dengan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dari berbagai pihak terkait, seperti pimpinan pesantren, pengurus, alumni, santri, serta masyarakat sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi humas yang diterapkan mencakup komunikasi yang transparan, pemanfaatan media sosial, serta keterlibatan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Faktor kepemimpinan Kiai juga berperan signifikan untuk mengarahkan strategi humas agar tetap selaras dengan nilai-nilai pesantren. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya manusia dan tantangan adaptasi terhadap teknologi digital. Penguatan kapasitas humas serta kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi langkah strategis untuk meningkatkan citra pesantren di masyarakat.
Copyrights © 2025