Artikel ini bertujuan untuk mengkaji metode pembelajaran Rasulullah SAW melalui analisis terhadap hadis "Shallu kama ra’aytumuni usalli" yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari. Hadis ini dipahami tidak hanya sebagai perintah ibadah, tetapi juga sebagai refleksi dari pendekatan pedagogis Nabi dalam menyampaikan ajaran Islam. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dan analisis matan, artikel ini menemukan bahwa Rasulullah SAW menggunakan metode keteladanan (uswah hasanah), pembelajaran visual-praktikal, serta pembelajaran berbasis pengalaman dan misi edukatif. Hasil kajian ini menegaskan bahwa metode pembelajaran Nabi sangat relevan untuk diadaptasi dalam konteks pendidikan Islam kontemporer. Dengan pendekatan yang holistik dan humanistik, Rasulullah SAW tampil sebagai model pendidik yang efektif dan inspiratif sepanjang masa.
Copyrights © 2025