ini bertujuan untuk menganalisis dampak media sosial terhadap kesadaran berkonstitusi di kalangan Generasi Z di SMA Kristen Generasi Unggul Kupang. Dalam era digital, media sosial menjadi sumber utama informasi bagi Generasi Z, mempengaruhi pemahaman mereka tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara. Media sosial dapat meningkatkan kesadaran politik dan partisipasi aktif melalui kampanye digital dan diskusi daring. Namun, tantangan seperti penyebaran disinformasi dan polarisasi opini juga dapat mengaburkan pemahaman konstitusional mereka . Pengabdian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil pengabdia menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang bijak dan didukung oleh literasi digital yang kuat dapat memperkuat kesadaran berkonstitusi di kalangan siswa. Sebaliknya, kurangnya kemampuan kritis dalam menyaring informasi dapat menurunkan pemahaman mereka terhadap nilai-nilai konstitusional. Oleh karena itu, integrasi pendidikan literasi digital dalam kurikulum dan pengawasan konten media sosial menjadi penting untuk membentuk generasi muda yang sadar konstitusi dan bertanggung jawab sebagai warga negara.
Copyrights © 2025