Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi unsur-unsur etnomatematika yang terdapat dalam Rumah Adat Honai Papua berdasarkan enam aktivitas dasar matematika menurut Bishop, yaitu counting, locating, measuring, designing, playing, dan explaining. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis eksploratif, dan dilaksanakan di Lembah Baliem, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi nonpartisipatif, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi visual, yang dianalisis secara interaktif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur-unsur matematika yang ditemukan mencakup praktik menghitung bahan bangunan (counting), penentuan orientasi rumah (locating), pengukuran ruang dan bentuk (measuring), desain geometris atap dan lantai (designing), kegiatan sosial dalam rumah (playing), serta penjelasan simbolik bentuk rumah yang berkaitan dengan nilai sosial dan budaya lokal (explaining). Temuan ini memperkuat bahwa etnomatematika tidak hanya menjembatani antara konsep abstrak dan pengalaman nyata, tetapi juga menjadi sarana pelestarian budaya lokal dalam konteks pendidikan matematika.
Copyrights © 2025