Data rapor pendidikan menunjukkan mutu pembelajaran pada indikator metode pembelajaran dan motivasi guru belum optimal. Masih terdapat kesenjangan pada masing-masing sekolah yang berstatus sekolah penggerak. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan pembelajaran terhadap mutu pembelajaran pada Sekolah Penggerak Sekolah Menengah Atas di Kota Semarang. Pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode survei. Jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian sebanyak 270 guru dan sampel penelitian sebanyak 162 guru. Pengumpulan data dengan angket. Teknik analisis data dengan analisis data deskriptif, uji prasyarat meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, pengujuan kelinearitas hubungan dan uji hipotesis meliputi regresi linier sederhana dan berganda. Temuan hasil penelitian mengindikasikan bahwa kepemimpinan pembelajaran mempengaruhi kualitas pembelajaran sebesar 45,50%, ditemukan persamaan regresi ? = 44,388 + 0,756X1 dan nilai koefisien korelasi 0,455. Kesimpulan penelitian ini adalah pengaruh kepemimpinan pembelajaran terhadap kualitas pembelajaran adalah sebesar 45,50%.
Copyrights © 2025