Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas layanan bimbingan kelompok menggunakan teknik desensitisasi sistematis dalam mengurangi kecemasan siswa kelas X saat menghadapi Ujian Semester di SMA Negeri 11 Yogyakarta. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen pre-eksperimental (One-Group Pretest-Posttest Design), penelitian ini melibatkan 11 siswa yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan tingkat kecemasan yang tinggi. Instrumen penelitian berupa angket kecemasan dengan skala bertingkat yang diisi oleh siswa sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil analisis menggunakan uji-t menunjukkan bahwa teknik desensitisasi sistematis tidak signifikan dalam menurunkan kecemasan ujian, meskipun terdapat sedikit perbedaan rata-rata skor pre-test dan post-test. Hambatan dalam penelitian ini meliputi keterbatasan interaksi langsung karena sesi dilakukan melalui media daring, yang mungkin memengaruhi efektivitas layanan bimbingan kelompok. Penelitian ini merekomendasikan teknik yang lebih interaktif dan pelaksanaan tatap muka sebagai alternatif untuk meningkatkan efektivitas dalam mengurangi kecemasan akademik.
Copyrights © 2025