Minimnya kemampuan berhitung anak usia dini di TK Dharma Wanita Peresak Lombok Timur, disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran konvensional yang kurang melibatkan anak secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung anak kelompok B (usia 5–6 tahun) melalui media bermain kereta angka. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan berhitung anak. Pada siklus I, anak yang mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) sebesar 27%, meningkat menjadi 80% pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa media kereta angka secara efektif mendorong partisipasi aktif anak dan meningkatkan hasil belajar berhitung. Pembelajaran yang berbasis permainan terbukti mampu memperkuat aspek kognitif anak usia dini secara bermakna.
Copyrights © 2025