Desa religius dan berdaya merupakan konsep pembangunan desa yang menekankan pada penguatan nilai-nilai keagamaan serta peningkatan kemandirian masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan desa religius dan berdaya melalui pemberdayaan masyarakat dan pengembangan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) berbasis metode interaktif di Desa Wonoayu Kecamatan Wajak. Pendekatan yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi terhadap program pemberdayaan yang diterapkan di Desa Wonoayu. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penguatan desa religius dan berdaya dapat dicapai melalui tiga strategi utama, yaitu (1) peningkatan peran aktif masyarakat dalam kegiatan sosial-keagamaan, (2) penguatan budaya gotong royong sebagai sarana membangun solidaritas sosial, dan (3) inovasi dalam sistem pembelajaran TPQ dengan metode interaktif, seperti penggunaan meneedia digital, storytelling, dan pembelajaran berbasis proyek. Implementasi strategi ini terbukti meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam pembangunan desa yang berkelanjutan. Dengan demikian, pengabdian ini merekomendasikan sinergi antara pemerintah desa, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam memperkuat aspek religius dan kemandirian desa.
Copyrights © 2025