Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi pembelajaran TPQ dalam pemberdayaan masyarakat desa religius Saputro, Arief Joko; Sari, Dina Kartika; Putri, Fia Maulidiana; Rahayu, Fatikha; Said, Muchammad Ali Fiqri; Aliyati, Nur; Sadewo, Mochamad Arif Davi; Kusnarida, Elif; Bassyar, Muarif Tul; Abraham, M. Yusuf Shofiy Fiqri; Badi’ah, S. Riya Doutul; Munawwar, Munawwar
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i2.23431

Abstract

Desa religius dan berdaya merupakan konsep pembangunan desa yang menekankan pada penguatan nilai-nilai keagamaan serta peningkatan kemandirian masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan desa religius dan berdaya melalui pemberdayaan masyarakat dan pengembangan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) berbasis metode interaktif di Desa Wonoayu Kecamatan Wajak. Pendekatan yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi terhadap program pemberdayaan yang diterapkan di Desa Wonoayu. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penguatan desa religius dan berdaya dapat dicapai melalui tiga strategi utama, yaitu (1) peningkatan peran aktif masyarakat dalam kegiatan sosial-keagamaan, (2) penguatan budaya gotong royong sebagai sarana membangun solidaritas sosial, dan (3) inovasi dalam sistem pembelajaran TPQ dengan metode interaktif, seperti penggunaan meneedia digital, storytelling, dan pembelajaran berbasis proyek. Implementasi strategi ini terbukti meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam pembangunan desa yang berkelanjutan. Dengan demikian, pengabdian ini merekomendasikan sinergi antara pemerintah desa, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam memperkuat aspek religius dan kemandirian desa.
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG KULIT PISANG KEPOK TERHADAP NILAI pH DAN SUSUT MASAK NUGGET DAGING KELINCI kusnarida, Elif; Puspitarini, Oktavia Rahayu; Dinasari, Irawati
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 2 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efek penambahan tepung kulit pisang kepok terhadap tingkat keasaman (pH) dan penyusutan bobot setelah dimasak (susut masak) pada nugget yang dibuat dari daging kelinci. Materi utama yang dipakai adalah daging kelinci jenis New Zealand White (NZW) usia 4 bulan bagian has dalam, dan tepung yang berasal dari kulit pisang kepok merah. Bahan pendukung lain yang digunakan meliputi tepung panir, tepung maizena, telur, es batu, dan garam. Alat yang digunakan antara lain antara lain: panci, kompor, pisau, wadah stainless steel, chopper daging, timbangan digital, timbangan analitik, alat pengukus, termometer, gelas ukur dan pH meter. Penelitian ini menggunakan eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan enam ulangan. Perlakuan tersebut adalah P0 (tanpa tambahan tepung kulit pisang kepok sebagai kontrol), P1 (tambahan 20%), P2 (tambahan 30%), dan P3 (tambahan 40%) tepung kulit kulit pisang kepok. Variabel yang dicatat dalam penelitian ini adalah pH dan susut masak. Data yang terkumpul kemudian diolah menggunakan Analisis Varians (ANOVA). Berdasarkan hasil analisis, penambahan tepung kulit pisang kepok terbukti tidak memberikan efek yang signifikan secara statistik (P>0,05) terhadap pH dan susut masak pada nugget dari daging kelinci. Rata-rata nilai pH untuk P0, P1, P2, dan P3 berturut-turut ditemukan berada di angka 6,82; 6,63; 6,47; dan 6,46. Penelitian ini, rata-rata susut masak tercatat 29,23%; 29,29%; 29,31%; dan 29,32%. Berdasarkan hasil penelitian ialah penambahan tepung kulit pisang kepok 20%, 30%, 40% tidak mempengaruhi pH dan susut masak nugget daging kelinci NZW. Disarankan untuk menambahan tepung kulit pisang kepok  40% ditinjau dari pH dan susut masak. Untuk memperoleh hasil yang lebih komprehensif, perlu menambahkan konsentrasi tepung kulit pisang kepok lebih dari 40%  dalam adonan nugget daging kelinci.   Kata kunci: tepung kulit pisang kepok, Nugget daging kelinci, pH, susut masak, New Zealand White.