Dalam era Revolusi Industri 4.0 dan munculnya konsep Society 5.0, sistem pendidikan dituntut untuk melakukan transformasi dan inovasi, termasuk dalam aspek pembiayaan yang perlu diarahkan agar lebih inklusif dan adaptif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana dampak Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 menjadi isu kontemporer dalam pembiayaan pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur sistematis berbasis Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis PRISMA dengan sumber referensi online. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun terjadi peningkatan alokasi anggaran pendidikan, pelaksanaannya di lapangan—terutama di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terpencil) belum berjalan optimal. Kondisi ini mendorong perlunya kebijakan pembiayaan yang lebih inklusif, responsif, dan mampu mengatasi disparitas antarwilayah. Selain itu, perkembangan teknologi menuntut pembiayaan yang mendukung penguatan infrastruktur digital dan peningkatan kompetensi SDM pendidikan. Oleh karena itu, sistem pembiayaan pendidikan perlu diarahkan pada pendekatan yang strategis, adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan guna membangun ekosistem pendidikan yang relevan, merata, dan mampu menjawab tantangan masa depan
Copyrights © 2025