Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas permainan tradisional bakiak dalam meningkatkan perkembangan motorik dan sosial emosional anak usia 5–6 tahun melalui studi literatur. Permainan bakiak yang melibatkan aktivitas fisik dan kerja sama tim diyakini mampu merangsang perkembangan motorik kasar serta keterampilan sosial anak. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan meninjau berbagai hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa permainan bakiak secara signifikan dapat meningkatkan koordinasi tubuh, keseimbangan, dan kekuatan otot anak, yang merupakan indikator perkembangan motorik kasar. Selain itu, permainan ini juga mendorong perkembangan sosial emosional anak, seperti kemampuan bekerjasama, berkomunikasi, mengelola emosi, serta menumbuhkan empati, tanggung jawab, dan rasa percaya diri. Permainan bakiak terbukti mampu menumbuhkan sikap toleransi, solidaritas, dan kepemimpinan dalam lingkungan sosial yang positif. Temuan ini mengindikasikan bahwa permainan tradisional, seperti bakiak, sangat relevan digunakan sebagai sarana edukatif dalam program pembelajaran anak usia dini, terutama dalam mengoptimalkan perkembangan motorik dan sosial emosional di tengah dominasi permainan digital.
Copyrights © 2023