Perkembangan psikososial merupakan aspek penting dalam kesejahteraan mental dan emosional pada anak. Proses perkembangan ini melibatkan interaksi antara faktor psikologis dan sosial yang mempengaruhi perkembangan kepribadian dan kemampuan sosial anak (Arini, 2021). Teori Psikososial dikemukakan oleh Erik Erikson, ada 8 tahapan psikososial yaitu: Tahap Percaya vs Ketidakpercayaan (0-18 bulan), Tahap Otonomi vs Rasa Malu (18 bulan-3 tahun), Tahap Inisiatif vs Rasa Bersalah (3-5 tahun), Tahap Ketekunan vs Rasa Rendah Diri (5-12 tahun), Tahap Identitas vs Kebingungan Peran (12-18 tahun), Tahap Keintiman vs Isolasi (18-40 tahun), Tahap Generativitas vs Stagnasi (40-65 tahun), Tahap Kematangan vs Putus Asa (65 tahun ke atas). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji secara mendalam terkait teori psikososial Erik Erikson anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dan mengumpulkan informasi dari dokumen kepustakaan, seperti 12 jurnal yang sudah di teliti. Dengan memperhatikan perkembangan psikososial anak, dapat membantu mereka tumbuh menjadi individu yang kuat secara emosional dan memiliki hubungan yang sehat dengan orang lain. Ini akan berdampak positif pada kesejahteraan mental dan emosional mereka sepanjang hidup.
Copyrights © 2022