Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) dan Jumlah Penduduk terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Sikka selama periode 2004–2024. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sikka. Metode yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil estimasi menunjukkan model regresi Y =6.794−0.006X1−0.0000099X2, dengan nilai signifikansi masing-masing variabel lebih besar dari 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,031 mengindikasikan bahwa TPAK dan Jumlah Penduduk hanya mampu menjelaskan 3,1% variasi dalam TPT. Temuan ini menunjukkan bahwa baik secara parsial maupun simultan, TPAK dan jumlah penduduk tidak berpengaruh signifikan terhadap TPT di Kabupaten Sikka. Dengan demikian, peningkatan partisipasi kerja dan pertumbuhan penduduk belum cukup untuk menurunkan tingkat pengangguran secara efektif tanpa diiringi kebijakan strategis yang mendukung penciptaan lapangan kerja yang produktif dan sesuai dengan karakteristik lokal.
Copyrights © 2025