Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan soal berbasis HOTS dalam mengembangkan keterampilan abad ke-21 serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi guru dalam proses penyusunannya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan, dengan menganalisis berbagai literatur ilmiah terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa HOTS merupakan strategi penting dalam membentuk kemampuan berpikir kritis, analitis, dan kreatif peserta didik. Meski implementasinya telah didukung melalui kebijakan Kurikulum 2013 dan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), pelaksanaannya di lapangan masih menemui tantangan, seperti keterbatasan pemahaman guru, minimnya pelatihan, dan kurangnya fasilitas pendukung. Oleh karena itu, strategi penguatan seperti pelatihan berbasis praktik, penyediaan sumber belajar, kolaborasi antarguru, serta evaluasi berkala diperlukan untuk mengoptimalkan penerapan HOTS. Dengan demikian, penilaian berbasis HOTS berpotensi menjadi instrumen efektif dalam mencetak generasi yang adaptif, kritis, dan siap menghadapi tantangan abad ke-21. Kata Kunci: HOTS, keterampilan abad ke-21, penilaian, kurikulum, berpikir kritis
Copyrights © 2025