Kemampuan literasi menjadi landasan strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk menganalisis relasi antar aktor dalam pengelolaan dan pengembangan program literasi di TBM Radhwa, Desa Sumowono, Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang, 2) untuk menganalisa efektivitas relasi antaraktor tbm radhwa terhadap keberlanjutan program literasi di Desa Sumowono, Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan tehnik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui langkah-langkah sebagai berikut; reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk memastikan keabsahan data, dilakukan triangulasi sumber, teknik, dan waktu guna menguji kredibilitas data yang telah dikumpulkan. Dalam penelitian ini Terdapat tiga orang informan yang terlibat. Hasil penelitian menjukkan; 1) relasi antar aktor dalam pengelolaan dan pengembangan program literasi di TBM Radhwa, Desa Sumowono, Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang (1) kolaborasi strategis antara TBM dengan institusi pendidikan, (2) peran pendukung pemerintah desa dalam penyediaan sarana, dan (3) keterlibatan langsung warga dalam proses pengambilan keputusan. 2) efektivitas relasi antaraktor TBM Radhwa terhadap keberlanjutan program literasi di Desa Sumowono, Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang adalah; guna menciptakan efektivitas literasi yang berkelanjutan program literasi di Taman Baca Masyarakat (TBM) Radhwa diwujudkan melalui kolaborasi multipihak. Pengelola TBM berperan sebagai aktor utama dengan menyediakan bahan bacaan dan membangun kemitraan dengan komunitas serta pemerintah. Relawan berfungsi sebagai fasilitator yang memberikan bimbingan, pelatihan keterampilan dasar, dan mendorong partisipasi masyarakat melalui kegiatan kreatif. Dukungan pemerintah dan lembaga pendidikan tercermin dari integrasi program literasi ke dalam kurikulum nonformal dan sosialisasi gerakan literasi. Melalui kolaborasi yang solid, TBM Radhwa tidak hanya menjadi ruang baca, tetapi juga pusat pemberdayaan masyarakat berbasis literasi dengan dampak jangka panjang. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pola kolaborasi ini tidak sekadar mendongkrak minat baca, melainkan juga menjadi media peningkatan kapasitas masyarakat melalui berbagai kegiatan edukatif yang berakar pada nilai-nilai lokal.
Copyrights © 2025