Bayi yang menderita kelainan tidur kemungkinan besar akan terus mengalami masalah ini di masa depan, terutama seiring perkembangannya. Masalah tidur bayi mungkin memengaruhi sikap dan perkembangan emosinya. Upaya yang dapat diberikan pada bayi agar tidak berdampak buruk pada perkembangan dan pertumbuhannya dengan terapi non farmakologi yaitu pijat bayi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimental dengan rancangan penelitian yaitu pretest post test one group. Instrumen yang digunakan yaitu SOP pijat bayi, dan lembar observasi menggunakan kuesioner BISQ (Brief Infant Sleep Questionnaire) untuk mengukur kualitas tidur bayi. Uji validitas pada kuesioner BISQ telah dilakukan pada penelitian sebelumnya Sebanyak 586 anak terdaftar dalam penelitian ini dengan kesimpulan bahwa hasil spesifitas tinggi dari parameter kuesioner dengan nilai r=0,82. hasil penelitian menunjukan bahwa setelah pemberian pijat bayi seluruh bayi menunjukan perubahan kualitas tidur baik sebanyak 15 (100%). Berdasarkan temuan uji t berpasangan yang diperoleh nilai p value sebesar 0,000 dan nilai α < 0,05, maka dapat dikatakan bayi usia 3 hingga 12 bulan memiliki kualitas tidur yang lebih baik setelah mendapat pijat bayi.
Copyrights © 2025