Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

LITERATUR REVIEW: PENERAPAN PIJAT KAKI DAN RENDAM AIR HANGAT CAMPURAN KENCUR TERHADAP EDEMA KAKI IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS I WANGON, BANYUMAS Tri Endah Widi Lestari; Melyana Nurul Widyawati; Admini Admini
JURNAL KEBIDANAN Vol 8, No 2 (2018): Oktober (2018)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jkb.v8i2.3739

Abstract

Foot edema or swelling in the legs is found most in pregnant women in the third trimester, prioritizing the principles of care for mothers and babies to descrease discomfort, the need for prevention and appropriate care for pregnant women. The purpose of this article is to review some of the literature related to the application of foot massage and soak in warm kaempferia galanga L mixed water to reduce edema of pregnant women in the third trimester.This article method is a form of analysis metadata research using literature review. The source used in the electronic database is EBSCO, and google scholar with the keywords foot massage, edema of the pregnant mother's feet/foot edema late pregnancy, soaking warm water, kaempferia galanga L as antiinflammatory. The article used is between 2009-2018, found 1 international journal and 14 national journals with 6main journals and 9 study supporting journals.The results of foot massage and warm water soaked with kaempferia galanga L have not been applied in a similar manner, but from each treatment combined so as to reduce physiological edema of pregnant women in the third trimester. The discussion of the literature review of six journal articles can be combined and examined that intervening in foot edema in pregnant women naturally by using foot massage and soaking warm water mixed with Kaempferia Galanga L in a safe and effective intervention category to reduce edema of pregnant women.The conclusion of this article was the application of foot massage therapy and warm water soaking the mixture of Kaempferia Galanga L effective in reducing physiological foot edema in third trimester pregnant women who have not received any treatment.
Discharge Planning-based Information System to Improve Compliance among Preeclampsia Patients Tri Endah Widi Lestari; Ari Suwondo; Budiyono Budiyono
International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Vol. 3 No. 2 (2020): International Journal of Nursing and Health Services (IJHNS)
Publisher : Alta Dharma Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.153 KB) | DOI: 10.35654/ijnhs.v3i2.321

Abstract

Complications of pre-eclampsia cause the highest Maternal Mortality Rate (MMR) in the puerperium. One of the successes lies in the success of AKI prevention care in the postpartum with promotive and preventive efforts. Promotive implemented through discharge planning when hospitalization and preventive back control of maternal postpartum preeclampsia. The study aimed to analyze the discharge planning based information system to improve compliance among preeclampsia patients. The study used a quasi-experiment, pre-test, and post-test with a non-equivalent control group design. The samples allocated into an intervention group (n=17) and control group (n=17) and conducted at Bagas Waras hospital. Interventions performed for 30 minutes and frequency 3x, discharge planning, and evaluation is done on days 7 and 14 postpartum. The results showed that there is a significant difference in the level of re-control compliance between before and after the intervention group with p= 0.001 and a control group with p= 0.008. In addition, there is a significant difference in the level of re-control compliance between the intervention and control groups with p= 0.018. Whereas, there is a significant effect between models of discharge planning pre-eclampsia based on information systems of re-control compliance with p = 0.014. The discharge planning of preeclampsia based on the information systems effectively used as a tool for improving the re-control compliance of postpartum preeclampsia in the hospital
Pemijatan Untuk Mengurangi Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Fitriyani, Tanti; Purwanti, Sugi; Lestari, Tri Endah Widi
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 21 No 1 (2025): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wanita hamil sering kali mengalami masalah yang menimbulkan ketidaknyamanan selama trimester terakhir. Ketidaknyamanan punggung adalah salah satu dari beberapa penyebab hal ini. Di Indonesia, kehamilan trimester akhir menyumbang 75% kasus nyeri punggung. Ibu hamil sering mengalami sakit pinggang pada trimester ketiga. Tujuh (70%) dari 10 wanita hamil yang diwawancarai untuk studi pendahuluan melaporkan mengalami ketidaknyamanan punggung pada trimester ketiga. Pra-tes dan pasca-tes adalah metode yang digunakan. Tujuan dari asuhan kebidanan adalah dengan menggunakan pengobatan pijat punggung untuk membantu ibu hamil yang mengalami nyeri punggung agar tidak terlalu merasa tidak nyaman. Dalam hal ini, perawatan diberikan selama tiga kunjungan dan tujuh hari. Berdasarkan temuan dari kunjungan tujuh hari tersebut, ketidaknyamanan punggung ibu tidak seburuk biasanya. Selain itu, menurut (p) 0,000 < 0,05, nyeri punggung ibu hamil pada trimester ketiga berkurang secara signifikan ketika mereka melakukan pijat kehamilan. Praktisi kesehatan disarankan untuk menggunakan pijat punggung sebagai pengobatan untuk membantu wanita hamil mengurangi rasa tidak nyamannya sepanjang trimester ketiga kehamilannya.
Optimalisasi Kelas Ibu Hamil Sebagai Upaya Pencegahan Stunting WIDI LESTARI, TRI ENDAH
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ceria (JPKMC) Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ceria (JPKMC)
Publisher : PT. Gelora Cipta Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting pada ibu hamil merupakan permasalahan penting yang memerlukan perhatian serius. Di Indonesia, pendidikan dan intervensi ibu untuk mencegah stunting sejak dini diyakini dapat membantu menurunkan angka stunting. Salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil adalah dengan mengikuti kelas ibu hamil. Pelaksanaan kelas hamil di desa kedungwuluh lor baru pertama kali pada periode ini, sehingga ibu hamil perlu mengikuti kelas hamil yang bertujuan untuk optimalisasi pengetahuan ibu hamil dalam upaya pencegahan stunting selama kehamilan.Media pengabdian masyarakat ini menggunakan metode ceramah, diskusi, dan demontrasi (senam hamil).Informasi yang diberikan seputar tentang pengetahuan seputar stuning, kebutuhan gizi, perawatan ibu hamil, tanda bahaya ibu hamil, persiapan persalinan dan senam hamil. Pengetahuan ibu hamil meningkat setelah diberikan implementasi edukasi selama kelas ibu hamil dengan presentase 87,5% dengan kategori baik. Hal ini menunjukan peningkatakn sebesar 50% dibandingkan sebelum diberikan edukasi sebesar 37,5%. Kelas ibu hamil merupakan program yang bagus untuk memperluas pengetahuan ibu hamil. Pengetahuan yang baik dapat memicu perubahan perlaku ibu hamil untuk melakukan pencegahan stunting dan melakukan ANC teratur.
Pengaruh Pijat Oketani Terhadap Pencegahan Bendungan ASI Pada Ibu Postpartum Sectio Caesarea Di RSUD Cilacap Lestari, Tri Endah Widi; Ayuningtyas, Beby Yohana Okta; Oktanasari, Wiji
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 21 No 2 (2025): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelahiran melalui sectio caesarea dapat menjadi faktor penghambat keberhasilan menyusui, terutama pada hari-hari awal setelah melahirkan. Keterlambatan dalam memberikan ASI pada bayi dapat menyebabkan ASI menumpuk di saluran payudara dan sulit untuk dikeluarkan, yang mengakibatkan terjadinya bendungan ASI. Upaya preventif terhadap kejadian bendungan ASI dapat secara non farmakologi dengan perawatan payudara berupa yang aman bagi ibu dan bayi yaitu memberikan pijat oketani pada payudara ibu. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pijat oketani terhadap pencegahan bendungan ASI ibu postpartum sectio caesarea. Metode penelitian menggunakan pre test post test control group, dengan pemilihan responden yaitu purposive sampling, dengan jumlah 15 responden pada kedua kelompok. Perlakuan dilakukan pada hari pertama sampai hari ketiga setelah melahirkan dengan durasi pemijatan selama 20 menit satu sekali sehari pada kedua payudara. Hasil penelitian didapatkan pada kelompok pijat oketani  15 (100%) responden tidak mengalami bendungan ASI, sedangkan pada kelompok kontrol terjadi bendungan Asi pada hari kedua sebanyak 2 (13,3%) responden dan meningkat pada hari ketiga yaitu sebanyak 5 (33,3%) responden. Kesimpulan temuan ini menunjukan bahwa adanya pengaruh pijat oketani yang diberikan pada hari pertama sampai ketiga pada ibu postpartum sectio caesarea terhadap pencegahan bendungan ASI.
Pengaruh Pijat Bayi terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 3-12 Bulan Maghfiroh, Ainul; Lestari, Tri Endah Widi; Fitriyani, Tanti
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 15 No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v15i3.3554

Abstract

Bayi yang menderita kelainan tidur kemungkinan besar akan terus mengalami masalah ini di masa depan, terutama seiring perkembangannya. Masalah tidur bayi mungkin memengaruhi sikap dan perkembangan emosinya. Upaya yang dapat diberikan pada bayi agar tidak berdampak buruk pada perkembangan dan pertumbuhannya dengan terapi non farmakologi yaitu pijat bayi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimental  dengan rancangan penelitian  yaitu pretest post  test one group. Instrumen yang digunakan yaitu SOP pijat bayi,  dan lembar observasi menggunakan kuesioner BISQ (Brief Infant Sleep Questionnaire) untuk mengukur kualitas tidur bayi. Uji validitas pada kuesioner BISQ telah dilakukan pada penelitian sebelumnya Sebanyak 586 anak terdaftar dalam penelitian ini dengan kesimpulan bahwa hasil spesifitas tinggi dari parameter kuesioner dengan nilai r=0,82. hasil penelitian menunjukan bahwa setelah pemberian pijat bayi seluruh bayi menunjukan perubahan kualitas tidur baik sebanyak 15 (100%). Berdasarkan temuan uji t berpasangan yang diperoleh nilai p value sebesar 0,000 dan nilai α < 0,05, maka dapat dikatakan bayi usia 3 hingga 12 bulan memiliki kualitas tidur yang lebih baik setelah mendapat pijat bayi.
Literasi Digital Penggunaan Media Sosial Dalam Menangani Cyberbullying Di SD Al Izzah Primandani Arsi; Subarkah, Pungkas; Riyanto, Riyanto; Kusuma, Bagus Adhi; Riandini, Dini; Widi Lestari, Tri Endah; Hermanto, Nandang
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v4i2.1571

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman orang tua wali murid SD Al Izzah Purwokerto, Kabupaten Banyumas, terhadap pentingnya media sosial untuk menangani anti cyberbullying, karena saat ini banyak anak-anak atau remaja menjadi korban dan pelaku cyberbullying. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Kegiatan ini diikuti oleh 42 peserta orang tua wali murid, dengan hasil evaluasi mengalami peningkatan secara signifikan. Hal ini dibuktikan dengan adanya pre test dan post test dengan memperoleh hasil mengalami kenaikan 40%. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilanjutkan dengan cakupan permasalahan yang lebih luas dan pelibatan instansi lain. Rekomendasi setelah pelatihan ini yaitu harapannya ada tindak lanjut secara berkala salah satunya kerja sama dengan dinas terkait agar pelatihan sejenis dilaksanakan kembali.
APPLICATION OF CHEST AND INFRA RED PHYSIOTHERAPY ON BREATHWAY CLEANING IN TODDLER AGE 0-24 MONTHS WITH COMMON COLD Lestari, Tri Endah Widi; Fitriyani, Tanti
JOURNAL EDUCATIONAL OF NURSING(JEN) Vol 6, No 2 (2023): Journal Educational of Nursing (JEN)
Publisher : Akademi Keperawatan RSPAD Gatot Soebroto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37430/jen.v6i2.174

Abstract

Coughs and colds are upper respiratory tract infections (ARI) which often occur in children under 5 years and can occur 6-9 times a year. Symptoms of a cold cough are excessive mucus production which makes it difficult for children to breathe because toddlers cannot produce their own secretions so it can cause breathing problems andfeel restless so need to be given chest physiotherapy and infrared intervention. The aim of this research is to find outeffectivenessfrom the application of physiotherapy and infrared to clear the airway in toddlers 0-24 months with coughs and colds. This research methodusedescriptive method with a case study approach with research subjects of 5 toddler respondents aged 0-24 months with inclusion criteria. The instruments used include observation sheets and Borg score assessments. The results of this study were that it was able to overcome airway clearance in the respondent's condition after being given intervention twice a day with a duration of 50 minutes for 3 days with sputum output of (60%) and no sputum output of (40%), a decrease in frequency.Respiratory, decreased Borg score, no shortness of breath and baby sleeps more soundly.Conclusion: the application of chest physiotherapy and infrared is effective in overcoming airway clearance problems in toddlers aged 0-24 months with coughs and colds. 
GAMBARAN POLA TIDUR PADA IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III Fitriyani, Tanti; Rudatiningtyas, Ulfa Fadilla; Lestari, Tri Endah Widi
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 20 No 1 (2024): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The sleep pattern is a habit of falling asleep until wake up who is experienced in pregnant women. During pregnancy change in sleep patterns due to feelings of anxiety, and the onset of various health problems such as back pain, frequent urination, nausea and dizziness that often occur at night are very influential on sleep patterns of pregnant women. The purpose of this study is to investigate the characteristics of pregnant women, sleep patterns based on the position, bedtime rituals, the sleep duration of sleep per day, and rest sleep disorders in third trimester primigravidae. The study design was descriptive type. The sample in this study used total population with 33 third trimester primigravida women as the respondents. Instruments used questionnaire with 16 questions. Analysis of the data used frequency and percentage distributions. From the results obtain that most of pregnant women choose aslant position to the left as many as 20 respondents 60,6%, ritual before going to sleep in most of pregnant women many as 21 respondents (63,65%) majority of respondents watching TV as many as nine respondents (27,3%), total sleep duration day during pregnancy, mostly of respondents sleep 6-8 hours as many as 24 respondents (72,7%), and most of the respondents experienced  mild rest sleep disorder that is as many as 19 respondents (57,6%). Suggestions in this study are expected that pregnant women follow counselling about sleep patterns given by health workers, while for researchers to conduct further research on other factors that could affect sleep patterns in pregnant women.
Pengaruh Pijat Oketani Terhadap Kelancaran ASI Pada Ibu Postpartum Sectio Caesarea Di RSUD Cilacap Lestari, Tri Endah Widi; Fitriyani, Tanti
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 20 No 2 (2024): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada enam bulan pertama kehidupannya, ASI merupakan makanan yang paling optimal bagi bayi. 68,65% data Kabupaten Cilacap pada tahun 2021 sesuai dengan target Indonesia yaitu 80% pemberian ASI. Salah satu masalah dalam keperawatan adalah beberapa hari pertama kehidupan ditandai dengan terbatasnya produksi ASI. Hormon prolaktin dan oksitosin, yang memiliki dampak besar pada efisiensi produksi dan pelepasan ASI, mungkin tidak cukup terstimulasi untuk memberikan efek yang diinginkan. cara memijat otot pektoralis payudara dengan teknik oketani untuk meningkatkan kelancaran produksi ASI. Penelitian seperti ini termasuk dalam satu kelompok. dua desain pra dan pasca tes untuk satu kelompok. Sepuluh orang dijadikan sampel untuk penelitian ini. Uji Wilcoxon digunakan untuk analisis data dalam penelitian ini, dan purposive sampling adalah strategi pengambilan sampelnya. Analisis Wilcoxon menunjukkan nilai sig sebesar 0,004 < a (0,05), artinya aliran ASI pada ibu postpartum caesar mengalami perubahan signifikan pada hari kedua dan ketiga setelah dilakukan pijat oketani pada salah satu payudara selama sepuluh hingga lima belas menit sekali sehari selama tiga hari.