Kesehatan jiwa merupakan keadaan dimana seseorang mampu berkembang secara fisik, mental, spiritual dan sosial. individu mampu menyadari potensinya sendiri, mampu menghadapi tekanan secara efektif dan memberikan kontribusi positif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran tingkat depresi warga binaan di Lapas Perempuan. Penelitian ini mengguanakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional, penelitian ini dilaksanakan di lembaga pemasyarakatan perempuan kelas IIa Bulu, dengan sampel 120 responden. Teknik pengambilan sampling dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner SRQ yang terdiri dari 20 pertanyaan yang berfungsi untuk mengukur tingkat kesehatan jiwa. Hasil penelitian ini dilakukan analisis data dengan cross sectional didapatkan hasil uji statistik diperoleh nilai p value < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan tingkat depresi dengan usia, tingkat pendidikan dan lama hukuman.
Copyrights © 2025