Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pencapaian belajar siswa melalui penerapan media pembelajaran Teka-Teki Silang (TTS) secara individu. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, di mana masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan yang dilaksanakan secara teratur. Setiap siklus mengikuti empat tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini melibatkan 32 siswa kelas X dari salah satu jurusan di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan dan dilaksanakan pada bulan Februari 2025. Pada siklus pertama, pertemuan awal dilaksanakan pada 4 Februari dengan tingkat ketuntasan sebesar 40%, yang kemudian meningkat menjadi 48% pada pertemuan kedua, 11 Februari 2025. Selanjutnya, pada siklus kedua, pertemuan ketiga pada 18 Februari mencatat peningkatan hingga 72%, dan pada pertemuan keempat yang berlangsung 25 Februari, ketuntasan belajar mencapai 93%. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui teknik observasi, dokumentasi, serta tes formatif. Hasil akhir menunjukkan bahwa penggunaan TTS secara individu dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan berdampak positif terhadap hasil belajar secara bertahap dan signifikan.
Copyrights © 2025