Penelitian ini membahas validasi pengaruh jenis dan jumlah mesh terhadap hasil simulasi numerik fenomena ground effect pada airfoil NACA 4412 menggunakan perangkat lunak Ansys Fluent. Simulasi dilakukan pada kondisi dua dimensi dengan variasi tiga tingkatan mesh, yaitu mesh 1 (21.230 sel), mesh 2 (100.752 sel), dan mesh 3 (221.798 sel). Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menentukan konfigurasi mesh yang optimal berdasarkan akurasi dan efisiensi waktu komputasi, serta memvalidasi hasil simulasi terhadap data eksperimen numerik dari penelitian sebelumnya oleh (Win & Thianwiboon, 2021). Parameter yang diamati meliputi koefisien lift (Cl), koefisien drag (Cd), kontur tekanan, dan kontur kecepatan. Validasi dilakukan dengan menggunakan metode uji independensi grid. Hasil menunjukkan bahwa mesh 2 memberikan kesesuaian terbaik terhadap data eksperimen dengan error Cl sebesar 2,12% dan Cd sebesar 15%. Simulasi menunjukkan bahwa peningkatan jumlah sel tidak selalu menghasilkan akurasi yang lebih baik. Oleh karena itu, pemilihan mesh yang tepat menjadi faktor penting dalam simulasi CFD yang efisien dan akurat.
Copyrights © 2025