Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kecepatan Mekanisme Engkol Peluncur Rizki, Muhammad; Yanti Sari, Delima; Nurdin, Hendri; Kurniawan, Andre
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.072 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2291

Abstract

Analisis kecepatan merupakan konsep dasar dalam mempelajari gerak mesin dalam kuliah Kinematika. Metode yang sering digunakan untuk menganalisis kecepatan adalah cara grafis yang dielaskan dengan cara konvensional, dengan langkah penyelesaian kompleks dan memakan banyak waktu akan membuat siswa sulit memahami. Pada penelitian ini dikembangkan program komputer untuk penyajian konsep kecepatan pada mekanisme engkol peluncur menggunakan bahasa MATLAB. Pengguna dapat menginput dan merubah ulang parameter input seperti sudut batang penghubung, kecepatan sudut dan arah kecepatan sudutnya. Proses analisis kecepatan akan ditampilkan sesuai langkah analisis kecepatan grafis berdasarkan parmeter input. Program komputer ini telah divalidasi dengan perhitungan teoritis manual. Untuk kedepannya, program komputer akan dikembangkan dengan penggunaan GUI (Graphical User Interface) agar lebih ramah pengguna dan juga digunakan untuk analisis mekanisme dalam Kinematika lainnya.
Penyusunan Basis Data Modul Penyerap Impak Internal Inversion Rachman Setiawan; Delima Yanti Sari
Jurnal Teknik Mesin (Sinta 3) Vol. 12 No. 1 (2010): APRIL 2010
Publisher : Institute of Research and Community Outreach, Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of impact energy absorbing modules is an alternative approach to the application of crashworthiness technology. Comprehensive research of the characteristic of modules through experimental method is very expensive. Alternatively, computer simulation using finite element method can be used. Design process using iterative optimization with finite element method for function evaluation, normally requires high computational cost. Therefore, knowledge based design methodology is proposed in order to perform an efficient optimization process as well as to avoid numerical problems. In this research, knowledge based design is carried out on impact energy absorbing modules, internal inversion. The objectives of this research are to find out the effect of module dimension to its crashworthiness characteristic, to generate an accurate and comprehensive database of internal inversion characteristic and to propose and apply knowledge based design methodology of internal inversion. In this paper, generating process of internal inversion characteristics database is reported. Abstract in Bahasa Indonesia; Penggunaan modul penyerap energi impak merupakan suatu alternatif dari aplikasi teknologi crashworthiness. Penelitian eksperimental yang komprehensif terhadap karakteristik modul tersebut memerlukan biaya yang tinggi, sehingga simulasi komputer yang menggunakan metode elemen hingga menjadi pilihan alternatif. Penggunaan metode elemen hingga dalam proses perancangan melalui optimasi iteratif, biasanya membutuhkan waktu komputasi yang cukup lama. Oleh karena itu, proses perancangan berbasis data (knowledge based design) perlu disusun sehingga proses optimasi rancangan dapat dilakukan secara efisien dan tidak menimbulkan permasalahan numerik. Dalam penelitian ini, perancangan berbasis data dilakukan pada modul penyerap impak mekanisme internal inversion dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh dimensi modul terhadap karakteristik crashworthiness-nya, menyusun basis data karakteristik modul yang akurat dan komprehensif, serta menyusun dan menerapkan metodologi perancangan optimum modul berdasarkan basis data. Dalam makalah ini akan dipaparkan proses penyusunan basis data modul penyerap impak internal inversion. Kata kunci: Crashworthiness, internal inversion, erancangan berbasis data.
Ergonomic System Tennis Referee Chair Design Ricky Andrianto; Irzal Irzal; Purwantono Purwantono; Delima Yanti Sari
MOTIVECTION : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering Vol 2 No 2 (2020): Motivection : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering
Publisher : Indonesian Mechanical Electrical and Industrial Research Society (IMEIRS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.716 KB) | DOI: 10.46574/motivection.v2i2.46

Abstract

The referee chair is still up using the stairs by holding on to the leg of the chair or on the steps and facing the chair. After arriving on the chair, the referee must turn around to sit in the seat, this is very dangerous and can cause accidents because there is no safety to ride the referee's chair.Build and analyze the drive system in the design of an ergonomic tennis referee chair. This study uses an experimental method, which is included in the engineering and manufacturing of a machine. The testing process is carried out 5 times up and down with different loads, the results of 5 times the same test is 0.73m / minute, this is caused by the rotation generated by the same gearbox, so that the load does not affect the speed up and down the referee seat of the ergonomic system. From the results of the measurement known height of the early 56 cm and maximum height of 160 cm with a tilt 60 ̊. The maximum height that can be reached by the referee if calculated from a height of mor is 145.009246 cm. Kursi wasit masih dinaiki menggunakan tangga dengan berpegang pada kaki kursi atau pada anak tangga dan menghadap ke kursi. Setelah sampai diatas kursi, wasit harus memutar badan untuk duduk di tempat duduk, hal ini sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kecelakaan karena tidak adanya pengaman untuk menaiki kursi wasit.Membangun dan menganalisis sistem penggerak pada rancang bangun kursi wasit Tenis sistem ergonomis. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, yakni termasuk kedalam rekayasa dan pembuatan suatu mesin. Proses pengujian dilakukan sebanyak 5 kali naik turun dengan beban yang berbeda, hasil dari 5 kali pengujian tersebut sama yaitu 0,73m/menit, hal ini disebabkan oleh putaran yang dihasilkan oleh gearbok sama, sehingga beban tidak mempengaruhi kecepatan naik dan turun kursi wasit sistem ergonomis. Dari hasil pengukuran diketahui tinggi mur awal 56 cm dan tinggi maksimal mur 160 cm dengan kemiringan 60̊. Tinggi maksimal yang dapat dicapai kursi wasit jika di hitung dari ketinggian mor adalah 145,009246 cm.
Effect of Alkaline Treatment on The Mechanical Properties of Pineapple Leaf Fiber Composite Material M Febriyan Baruna Putra; Delima Yanti Sari; Hendri Nurdin; Rodesri Mulyadi
MOTIVECTION : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering Vol 2 No 3 (2020): Motivection : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering
Publisher : Indonesian Mechanical Electrical and Industrial Research Society (IMEIRS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.751 KB) | DOI: 10.46574/motivection.v2i3.74

Abstract

Utilization of natural fiber waste, especially pineapple dau fiber, is a major concern and continues to be developed to utilize and optimize plantation waste as a material that is more environmentally friendly, energy efficient and inexpensive. The purpose of this study was to determine the effect of alkaline treatment on the mechanical properties of pineapple leaf fiber composite material as an appropriate alternative material. The method in this research is the experimental method, where the research was carried out by giving variations in the percentage of alkaline 10% and 20%. The results of the research on the composite material of pineapple leaf fiber using tensile testing showed that giving alkaline treatment with a percentage of 20% made the fiber stronger but brittle. In addition, the orientation direction and immersion time also affect the tensile strength of the fibers. Pemanfaatan limbah serat alam khususnya serat dau nanas menjadi bahan alternatif menjadi perhatian utama serta terus dikembangkan guna memanfaatkan dan mengoptimalkan limbah perkebunan sebagai bahan material yang lebih ramah lingkungan, hemat energi, dan murah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perlakuan alkali terhadap sifat mekanik material komposit serat daun nanas sebagai bahan alternatif tepat guna. Metode dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen, dimana penelitian dilakukan dengan pemberian variasi persentase alkali 10% dan 20%. Hasil penelitian material komposit serat daun nanas dengan menggunakan pengujian tarik menunjukkan bahwa pemberian perlakuan alkali dengan persentase 20% membuat serat menjadi lebih kuat namun bersifat getas. Selain itu, arah orientasi dan waktu perendaman juga mempengaruhi kekuatan tarik serat.
APLIKASI METODE DEMONTRASI PENGGUNAAN LEMARI PENGERING IKAN DENGAN SISTEM SIRKULASI UDARA PANAS BAGI MASYARAKAT PENGERAJIN PENGOLAHAN IKAN ASAP DI KANAGARIAN LUBUK BASUNG Yufrizal A; Delima Yanti Sari; Abdul Aziz
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 1 No 3 (2019): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.245 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v1i3.74

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mengaplikasikan pemakaian lemari asap bagi masyarakat pengerajin ikan danau di kanagarian lubuk Basung. Lemari asap ini berfungsi untuk mengasapi ikan danau dengan sistem aliran udara atau asap panas pada lemari pengasap. Sistem aliran udara panas ini dapat menghemat pemakaian bahan bakar untuk proses pengawetan ikan. Tujuan dari proses pengasapan ikan ini adalah untuk memberikan pengawetan pada ikan yang mengalami proses pengasapan. Ikan asap menjadi lebih tahan lama artinya tidak mengalami pembusukan. Proses senyawa kimia yang ditimbulkan oleh asap dengan ikan yang diasapi maka akan berguna untuk membunuh bakteri-baktri yang akan merusak tektur daging ikan. Proses ini bertujuan untuk m Metode yang dilakukan pada kegiatan ini adalah memberikan penyuluhan dan demonstrasi pemakaian alat pengasap ikan ini. Merancang bangun lemari pengasap, menguji karakteristik lemari yakni dimensi lemari, bahan ikan, bahan bakar, temperatur dan waktu pengasapan serta ikan hasil pengasapan.Hasil yang dicapai dari kegiatan ini menjelaskan bahwa masyarakat pengerajin ikan asap ini mengalami peningkatan kemampuan dalam mengasapi ikan. Hasil kerja kelompok pengerajin ikan ini menunjukan ikan asap yang dihasilkan berwarna kuning kecoklatan dan aroma khas asap sabut kelapa. Setelah dilakukan uji unjuk kerja dari alat pengasap ikan ini menghasilkan alat dengan kapasitas ikan 30 – 50 Kg ikan basah. Temperatur dihasilkan mencapai 80° sampai dengan 100° C Dimensi ruang pengering/pengasap 1200 x500 x600 mm. Ruang bakar 500 x 550 x 600 mm. Blower putaran 1400 rpm dengan kapasitas listrik 300 watt.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR MANUFAKTUR SISTEM CAD. Faisal Gustianto; Nizwardi Jalinus; Waskito Waskito; Delima Yanti Sari
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.057 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v2i2.97

Abstract

Keberhasilan suatu pembelajaran dapat dilihat dari perolehan peningkatan kompetensi keahlian siswa dalam belajar. Perolehan nilai pada mata pelajaran Teknik Gambar Manufaktur siswa kelas XI TPM SMK Negeri 2 Solok semester genap tahun pelajaran 2020/2021 menunjukkan belum tercapainya keberhasilan pembelajaran tersebut. Hal ini karena pembelajaran masih didominasi oleh guru dan masih menerapkan model pembelajaran konvensional dengan metode ceramah, sehingga membatasi keahlian siswa dalam belajar Auto-CAD. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kompetensi keahlian Teknik Gambar Manufaktur melalui penerapan model project based learning (PjBL) di SMK Negeri 2 Solok. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research), dimana peneliti bertindak sebagai guru yang melakukan tindakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret-April 2020. Penelitian ini terdiri dari tiga siklus yang masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan..Berdasarkan hasil pengamatan, rata-rata peningkatan keahlian siswa pada siklus I adalah 53.86% dan pada siklus II 83.73% dan siklus III 90.70%. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran project based learning dapat meningkatkan kompetensi keahlian siswa pada mata pelajaran Teknik Gambar Manufaktur di kelas XI TPM SMK Negeri 2 Solok.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATA DIKLAT DASAR PERANCANGAN TEKNIK MESIN (DPTM) DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN WHITEBOARD TECHNIQUES PADA SISWA KELAS X JURUSAN TEKNIK MESIN SMK NEGERI 5 PADANG Julian Berlin Roland Tobing; Delima Yanti Sari; Rifelino Rifelino; Mulianti Mulianti
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 2 No 3 (2020): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.734 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v2i3.107

Abstract

Penerapan model pembelajaran yang efektif sangat berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar dalam suatu pembelajaran. Penelitian ini dilakukan terkait dengan penerapan model pembelajaran Whiteboard Techniques pada mata diklat Dasar Perancangan Teknik Mesin. Tujuan diterapkannya model pembelajaran ini adalah apakah model pembelajaran Whiteboard Techniques dapat meningkatkan hasil belajar dari mata diklat Dasar Perancangan Teknik Mesin di SMK Negeri 5 Padang. Hal ini dilakukan karena proses pembelajaran yang diterapkan masih menerapkan metode konvensional berupa metode ceramah. Metode pembelajaran yang diterapkan pada penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas atau Classroom Action Research. Penelitian ini diterapkan pada 2 lokal kelas X Jurusan Teknik Mesin, yang nantinya hasil penelitian tersebut akan dibandingkan. Kelas pertama akan dijadikan kelas eksperimen yang diterapkan model pembelajaran Whiteboard Techniques dan kelas kedua akan dijadikan kelas kontrol yang diterapkan metode ceramah. Penelitian terdiri dari 2 siklus, yang masing-masing siklus terdiri dari 2 kali pertemuan setiap kelasnya. Hasil penelitian mengungkapkan, rata-rata hasil belajar kelas eksperimen mengalami peningkatan dari 77,46 menjadi 82,28. Sedangkan, rata-rata hasil belajar kelas kontrol hanya mencapai 76,29 dan 77,12 pada kedua siklusnya. Hasil tersebut menjelaskan bahwa model pembelajaran Whiteboard Techniques pada mata diklat Dasar Perancangan Teknik Mesin di SMK Negeri 5 Padang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.
Proses Rancang Bangun Truss Apparatus (Alat Praktikum Rangka Batang) Joko Suprianto; Delima Yanti Sari; Purwantono Purwantono; Yolli Fernanda
CIVED Vol 9, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v9i3.118490

Abstract

Rangka batang (truss) adalah sistem struktural yang terdiri dari sejumlah bagian (batang), yang masing-masing diyakini bertindak sebagai sambungan pada simpulnya dan yang hanya dapat menahan gaya aksial. Pengukuran gaya-gaya pada rangka batang sederhana (truss apparatus) merupakan salah satu modul dalam Praktikum Fenomena Dasar Mesin. Praktikum ini bertujuan agar mahasiswa mampu memahami perhitungan parameter-parameter penting dalam Fenomena Dasar Mesin secara teroritis dan melakukan eksperimen menggunakan alat ukur untuk mengukur parameter tersebut. Dalam paper ini dilakukan kajian literatur tentang proses rancang bangun alat praktikum rangka batang (truss bidang) secara sistematik dengan meninjau model truss dan instrumentasi. Tinjauan model truss meliputi tinjauan tentang bentuk truss, jumlah batang, bentuk sambungan (joint), dan material rangka batang. Tinjuan instrumentasi meliputi sensor pengukur gaya, sistem data akuisisi, rangkaian alat elektronika, tampilan data melalui LCD dll. Hasil kajian sistematis ini akan digunakan sebagai sumber acuan dalam proses rancang bangun truss apparatus (rangka batang bidang) dilakukan di Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negari Padang.
Application of Areca Peeler Skin Tools to Improve Community Productivity in Nagari Bukik Sikumpa Lima Puluh Hendri Nurdin; Waskito Waskito; Hasanuddin Hasanuddin; Delima Yanti Sari
Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34262.353 KB) | DOI: 10.24036/4.14307

Abstract

Areca Catechu is a commodity of West Sumatra plantation in addition to other plantation crops. The process of stripping the areca nut is still conventional, requiring high labor and high costs. This has an impact on the income of the farming community in Nagari Bukik Sikumpa. Application of areca nut peeler technology in an effort to increase community productivity as a solution to overcome these problems. Efficient and constructive areca peeler with a gasoline motor drive of 6.5 PK and 3600 rpm rotation. The capacity of betel nut peelers is 5 kg with 5 minutes of continuous processing time. With the application of science and technology, it has an impact on people's welfare. It is expected that insights and mindsets in the community can be developed. With the existence of this skin stripper can help the community in processing the areca yield so that the work can be lighter and get maximum production
Optimizing the Use of Hidram Pump to Supply Water Needs In Nagari Barulak Tanah Datar Hendri Nurdin; Waskito Waskito; Hasanuddin Hasanuddin; Delima Yanti Sari
Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia Vol 4, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1217.632 KB) | DOI: 10.24036/4.34353

Abstract

Water is one of the financial needs for life. In everyday life we can see the importance of water for all living things, as well as human beings who also need water very much. In Jorong Dalam Nagari Barulak Tanah Datar, the need for clean water is difficult to obtain. This is because the position of this area is in the highlands. During the summer in the highlands it is very difficult to find a source of clean water, so that to meet these water needs, people get it by buying. The solution to overcome this problem is to apply science and technology in the form of a hydram pump that utilizes water pressure from a reservoir from a spring. Then the water is pumped through a pipeline to the divider tank at an elevated area. Clean water supply using a hydram pump is able to distribute water by 18.43 liters/min. So that the performance of a hydram pump continuously (within 24 hours) can supply of water as much as 26.54 m3/day. Applying appropriate technology in the form of a hydram pump as an effort to optimize the supply of clean water from the lowlands to the highlands so that it can address the water needs in the Nagari Barulak community. Utilizing the potential of existing water resources has an impact on increasing activities and reducing public funding for buying clean water.
Co-Authors - Primawati Abd Aziz Abdul Aziz Aditia Pratama Adityo Adityo Adlan Azmi Abdullah Afdal Dinilhaq Afferli Seftian Agusriza Almalik Akbar, M. William Akram Ramadhan Al Afif Attorik Alfian Barwan, Esco Alparis Nico Putra Utama Altarisi, Muhammad Athar Ambiyar, Ambiyar Aminuyati Ananda Jafron Rhionaldo Andika Putra Andre Kurniawan Andre Kurniawan Angga Hermawansyah Anna Niska Fauza Arafat, Andril Arfan Iswanda Arwizet Arwizet, Arwizet Asnil Asnil Azmul Fauzi Bagas Santoso Bagas Santoso Bakar, Muhammad Jamil Bestra Hamizum Budi Syahri Bulkia Rahim Carlen Muhammad Hendra Dani Harmanto Delfisanur Delfisanur Dieter Rahmadiawan Dinilhaq, Afdal Dori Yuvenda Dwi Sakti Putra Efendi, Fiki Efendi EKA RAHAYU Eko Indrawan Elmoudi, Muhammad Fatiy Ema Wulansari, Rizky Erika Afandi Fahrezi, Rangga Ashar Faisal Gustianto Fajero Tiffano Farid Permata Putra Fattahul Rizki Febri Prasetya Fenda Lisman Fiki Efendi Fikri Fadillah Fitrah Qalbina Fitrah Qalbina Gilang Ramadhan Hafizd Furqon Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin WS Hastuti Hastuti Hastuti Hastuti Hesty Kumala Sani Hukmanul Fikri Iqbal Danuarta Irshan Sepriza Irzal Irzal Jasman Julian Berlin Roland Tobing Junil Adri Junil Ardi Kelvin Rahmat Syah M Febriyan Baruna Putra M Fikri Maulana Rafi, Ikhsan Mega Oktaviani Melri Deswina Mhd. Fahri Meihanda Putra Miftahul Fikri Milana Milana mudhya_amalia afriardhy Muhammad Aulia Anugrah Muhammad Azim Muhammad Daffa Dzaky Muhammad Fadil Andira Muhammad Farhan Muhammad Iqbal Iski Muhammad Khattami Al Saidhi Muhammad Rizki Muhammad Rizki Anshari Muhammad Zainul Hasan Muklis Muklis Mulianti Mulianti Mulyadi Mulyadi Nabawi, Rahmat Azis Nelvi Erizon Nizwardi Jalinus Nurdin Hendri Nurwijayanti Oki Darwis Prima Putra Okky Syaifatul, Achmad Peri Irawan Purwantono Purwantono Purwantono, Purwantono Putra, Nandri Pratama Putra, Romi Rachman Setiawan Rasyid Ridho Harahap Refdinal, Refdinal Remon Lapisa Remon Lapisa Resti Apriliyanti Reynaldy Pasaribu Rhionaldo, Ananda Jafron Richardo Richardo Ricky Andrianto Rifelino Rifelino Rifelino Rihan Salim, Muhamad Rilgy Aulia Rizki Ramadhan Nasution, Muhammad Rizky Ema Wulansari Rodesri Mulyadi Salmat Salmat Salmat, Salmat Sani, Hesty Kumala Saputra, Ilham Dwi Satria, Andam Sigit Dwi Lesmana Silfi Chorillah Putri Siregar, Batu Mahadi Suci Andri Sudjono, Aldo Alfattah Sukardi Sukardi Sukardi, Sukardi Syafriade Putra Syahril Syahril Syahril Syahril Tasyah Tasyah Toto Sugiarto Tsung-Liang Wu Utami, Fathya Suci Wagino Wahyudi Wahyudi Wanda Afnison Waskito Waskito Waskito Waskito, Waskito Willyardo Putra Ramon Wulansari, Rizky Ema Yolli Fernanda Yopi Zekri Jenizah Putra Yopi Zekrri Jenizah Putra Yufrizal Yufrizal A Yufrizal Yufrizal Zainal Abadi Zainal Abadi Zuanda Maulana Nasution