Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan integrasi ilmu dalam perspektif paradigma re-integrasi keilmuan di dua institusi pendidikan tinggi Islam di Indonesia, yaitu UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan UIN Alauddin Makassar. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis isi terhadap berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menerapkan integrasi ilmu melalui paradigma terbuka dan dialogis, dengan menggabungkan ilmu agama dan ilmu umum dalam sistem akademik dan kurikulum berbasis nilai-nilai transendental. Sementara itu, UIN Alauddin Makassar mengembangkan konsep Sel-Cemara Keilmuan yang menggambarkan struktur integrasi ilmu secara filosofis melalui metafora pohon cemara, mulai dari akar spiritualitas hingga buah berupa aplikasi ilmu. Keduanya menghadapi tantangan dalam implementasi menyeluruh, seperti keterbatasan literasi integratif di kalangan sivitas akademika dan kurangnya kelembagaan khusus yang mengawal pelaksanaan integrasi keilmuan secara konsisten.
Copyrights © 2025