Pembelajaran drama dalam pelajaran Bahasa Indonesia penting untuk meningkatkan kemampuan berbahasa, berpikir kritis, dan apresiasi sastra. Dalam Kurikulum 2013, drama menjadi bagian dari penguatan karakter dan literasi melalui pendekatan berbasis teks dan ilmiah. Namun, implementasinya belum optimal karena materi ajar lebih bersifat teoritis dan kurang mendukung keterampilan praktis seperti berakting. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesesuaian materi ajar drama dalam buku teks Bahasa Indonesia kelas XI dengan Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) Kurikulum 2013. Metode yang digunakan adalah analisis dokumen dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diambil dari buku teks Bahasa Indonesia kelas XI terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Hasil menunjukkan materi cukup relevan dengan KD 3.18 dan 4.18, namun masih terdapat ketimpangan antara teori dan praktik. Aspek praktik berakting kurang mendapat perhatian, dan rubrik penilaian serta kegiatan reflektif belum tersusun sistematis. Oleh karena itu, materi ajar perlu dikembangkan agar lebih kontekstual dan aplikatif.
Copyrights © 2025