Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepemilikan handphone pribadi dengan hasil belajar siswa kelas V di SD Negeri 02 Ngaliyan, Kota Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional melalui teknik survei, observasi, wawancara, dan penyebaran angket kepada 28 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa yang memiliki handphone pribadi cenderung menggunakannya secara berlebihan untuk keperluan non-akademik seperti bermain game dan mengakses media sosial, terutama tanpa pengawasan orang tua. Penggunaan yang tidak terkontrol ini berdampak negatif terhadap hasil belajar siswa, ditandai dengan rendahnya motivasi, menurunnya konsentrasi belajar, dan pencapaian akademik yang lebih rendah. Sebaliknya, sebagian kecil siswa yang memanfaatkan handphone secara positif untuk keperluan belajar menunjukkan hasil belajar yang lebih baik. Dengan demikian, diperlukan peran aktif orang tua dan guru dalam membimbing serta mengawasi penggunaan handphone agar dapat memberikan dampak positif terhadap proses dan hasil belajar siswa.
Copyrights © 2025