Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas VII9 di SMPN 2 Singaraja melalui metode Role Reversal Total Physical Response dan Questioning Activities (RR TPR-QA). Penelitian Tindak Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus. Siklus 1 fokus pada kalimat positif dalam Present Continuous Tense, sementara Siklus 2 mengajarkan kalimat negatif. Penelitian ini melibatkan 36 siswa dan menunjukkan peningkatan kemampuan berbicara dalamaspek kosakata, pelafalan, tata bahasa, dan kelancaran. Rata-rata nilai pre-test siswa adalah 58,53, yang meningkat menjadi 72,80 setelah Siklus 1, dan 82,90 setelah Siklus 2 . Temuan dari penelitian ini sejalan dengan penelitian sebelumnya mengenai efektivitas metode Total Physical Response (TPR) dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa yang menunjukkan bahwa tindakan fisik yang dilakukan siswa sebelum mengucapkan kalimat membantu meningkatkan kemampuan berbicara mereka. Meskipun penggunaan pertanyaan setelah aktivitas fisik tidak dibahas langsung dalam literatur TPR, konsep ini sejalan dengan teori Comprehensible Input dari Krashen, yang menekankan pentingnya pemahaman sebelum produksi, dengan pendekatan bertahap yang membantu siswa mencapai tujuan yang sulit dicapai tanpa dukungan. Sehingga penggunaan pertanyaan dapat berfungsi sebagai scaffolding yang mendukung produksi bahasa mereka,
Copyrights © 2025