Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), khususnya pada topik Tahap Pertumbuhan pada Manusia di kelas V SD Negeri 1 Kesiman. Rendahnya hasil belajar ini disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang kurang bervariasi dan tidak kontekstual terhadap latar belakang budaya siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media diorama berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental jenis nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional dan kelas eksperimen yang menggunakan media diorama berbasis CRT. Instrumen pengumpulan data berupa tes hasil belajar yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan (pre-test dan post-test). Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa nilai rata-rata post-test kelas eksperimen lebih tinggi (88,17) dibandingkan kelas kontrol (76,67). Uji-t independent sample menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media diorama berbasis Culturally Responsive Teaching berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPAS di SD Negeri 1 Kesiman.
Copyrights © 2025