JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus

Student Mental Health and Human Values in Pancasila: an Education System That Values The Soul

Farhah, M. W. N. (Unknown)
Fhadila, M. N. (Unknown)
Najib, H. M. (Unknown)
Ramadan, D. F. (Unknown)
Supriyono, S. (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Jun 2025

Abstract

Kesehatan mental merupakan aspek yang sangat penting dalam kehidupan setiap individu, termasuk mahasiswa, karena tekanan dan tuntutan kehidupan perkuliahan dapat berisiko menimbulkan stres dan gangguan mental. Oleh karena itu, menjaga kesehatan mental mahasiswa merupakan kunci untuk mencapai keberhasilan akademis dan kesejahteraan secara menyeluruh. Dalam konteks ini, penerapan nilai-nilai Pancasila dalam sistem pendidikan Indonesia sangat penting untuk membentuk manusia yang berkualitas dan memiliki jiwa yang diilhami oleh nilai-nilai kemanusiaan. Pendidikan inklusif yang mengutamakan kesetaraan, empati, menghargai keberagaman, dan menghormati hak asasi manusia merupakan pendekatan yang efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung kesehatan mental. Melalui pendidikan inklusif, setiap individu, terlepas dari latar belakang atau kemampuannya, memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan mencapai potensi terbaiknya tanpa diskriminasi. Selain itu, pendidikan inklusif juga melatih empati antar individu, membangun hubungan yang inklusif, dan memperkaya pengalaman belajar melalui interaksi dengan teman sebaya yang beragam. Dengan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dalam pendidikan, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih inklusif, adil, dan berempati, di mana semua individu memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang bermutu.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jptam

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues ...