Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya variasi gaya mengajar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara variasi gaya mengajar guru dengan hasil belajar peserta didik di SMPN 2 Kampar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif korelasional dengan sampel sebanyak 50 siswa. Data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis menggunakan uji normalitas, uji linearitas, dan korelasi Pearson Product Moment. Hasil uji menunjukkan bahwa variabel gaya mengajar berdistribusi normal, sedangkan hasil belajar tidak. Namun, uji linearitas menunjukkan hubungan yang linear, dan uji korelasi menghasilkan nilai koefisien sebesar 0,494 dengan signifikansi 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara variasi gaya mengajar guru dengan hasil belajar siswa. Kesimpulannya, semakin bervariasi dan efektif gaya mengajar yang digunakan guru, semakin tinggi pula hasil belajar yang dicapai peserta didik.
Copyrights © 2025