Penelitian ini menganalisis karakterisasi tokoh Ali dalam film Ali & Ratu-Ratu Queens karya Lucky Kuswandi dan menggali pesan moral dalam perjalanannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi film, wawancara dengan sutradara dan produser, serta dokumentasi. Analisis menggunakan teori psikoanalisis Sigmund Freud yang menyoroti id, ego, dan superego untuk memahami proses penerimaan dan aktualisasi diri Ali. Hasil penelitian menunjukkan Ali berkembang dari remaja bingung menjadi sosok dewasa yang mampu menerima kenyataan. Konflik batin, terutama hubungannya dengan ibu kandung, memicu pertumbuhan emosional dan pemahaman lebih dalam tentang keluarga dan kasih sayang. Film ini mengajarkan pentingnya keberanian, ketulusan, tanggung jawab, serta penerimaan diri dalam menghadapi kenyataan hidup.
Copyrights © 2025