Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan transformasi tradisi lampu colok dan upaya pelestariannya oleh masyarakat di Perawang, Kabupaten Siak. Tradisi lampu colok merupakan salah satu budaya lokal yang rutin dilakukan setiap bulan Ramadan sebagai bentuk penerangan jalan dan penghormatan terhadap datangnya malam Lailatul Qadar. Dalam perkembangannya, tradisi ini mengalami transformasi dari sisi bentuk, media, dan pelaksanaannya, termasuk dengan diadakannya perlombaan serta dukungan dari pemerintah setempat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat masih sangat antusias dalam melestarikan tradisi ini dengan melibatkan generasi muda, membentuk panitia lokal, serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi. Tradisi lampu colok mengandung nilai-nilai sosial seperti gotong royong, tanggung jawab, solidaritas, serta religiusitas yang kuat. Oleh karena itu, pelestarian tradisi ini penting untuk terus dilakukan sebagai bagian dari identitas budaya daerah dan potensi pariwisata budaya di Kabupaten Siak.
Copyrights © 2025