Kusa Lawa
Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Kusa Lawa

DAMPAK NEGATIF PERUNDUNGAN DENGAN KARAKTER “ANJING” SEBAGAI IDE PENCIPTAAN KARYA SENI PATUNG

Putra, Mochamad Rangga Gustiawan (Unknown)
Rohman, A. Syarifuddin (Unknown)



Article Info

Publish Date
04 Oct 2024

Abstract

Perundungan adalah penyalahgunaan kekuasaan yang melukai korban secara verbal, fisik, maupun psikologis, sehingga menyebabkan trauma, tekanan emosional, dan hilangnya rasa percaya diri. Fenomena ini divisualisasikan melalui karya seni patung bertema Dampak Negatif Perundungan, dengan figur anjing sebagai simbol korban yang menghadapi stigma negatif, sementara tubuh yang terbalut kain menggambarkan isolasi akibat trauma. Karya ini terinspirasi dari pengalaman pribadi penulis terkait ketidaksesuaian karakter feminin dengan norma maskulinitas. Menggunakan metode L.H. Chapman, penciptaan karya menghasilkan tujuh patung, yaitu Behind the Lace, Rancap, Entangled, Nestapa, Growing Inside the Body, Melt, dan Devil Dog. Elemen metafora dan gaya surealistik pada karya-karya ini menggambarkan luka emosional, upaya perlindungan diri, dan motivasi untuk bangkit. Karya ini bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya empati terhadap korban perundungan, memberikan wawasan baru, dan menginspirasi perkembangan seni rupa. Visualisasi figur anjing yang dipadukan dengan tekstur benda dan alam mencerminkan tantangan serta eksplorasi baru dalam seni patung, sekaligus mengajak masyarakat untuk menghindari stigma negatif dan peduli terhadap korban.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

kusalawa

Publisher

Subject

Arts Humanities Social Sciences

Description

Jurnal ini mewadahi gagasan ilmiah dan publikasi hasil penelitian dari para ilmuwan, akademisi, maupun peneliti. Untuk itu jurnal ini terbuka dan menerima artikel ilmiah yang berupa hasil penelitian, gagasan ilmiah, dan penciptaan ...