Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengawasan kerja dan keterampilan terhadap produktivitas kerja karyawan dengan motivasi sebagai variabel intervening di PT. Mukti Lestari, Kabupaten Indragiri Hilir. Metode kuantitatif digunakan dengan pendekatan survei melalui kuesioner terhadap 58 karyawan. Data dianalisis menggunakan analisis jalur (path analysis). Hasil menunjukkan bahwa pengawasan kerja dan keterampilan berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja (koefisien 0,331 dan 0,537). Namun, motivasi tidak terbukti sebagai variabel intervening yang signifikan dalam memediasi hubungan antara pengawasan dan keterampilan terhadap produktivitas kerja. Pengawasan tidak berpengaruh langsung terhadap produktivitas (t-hitung 1,395 < t-tabel 2,004), sedangkan keterampilan berpengaruh signifikan (koefisien 0,637). Temuan ini menyiratkan bahwa peningkatan produktivitas lebih dipengaruhi oleh keterampilan karyawan, sementara motivasi dan pengawasan perlu didesain ulang untuk hasil optimal. Implikasi praktisnya, perusahaan disarankan fokus pada pelatihan keterampilan dan sistem pengawasan yang lebih partisipatif.
Copyrights © 2025