Berdakwah melalui media sosial Tiktok lazim dilakukan saat ini, seperti yang dilakukan oleh akun pengguna @bagussuhar. Dalam menyampaikan pesan, @bagussuhar menggunakan gaya bahasa, khususnya gaya bahasa retoris untuk mencapai efek tertentu. Namun penggunaan gaya bahasa retoris dapat mengalami salah penafsiran oleh masing-masing penyimak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Sumber data penelitian yakni 26 video pada laman akun pengguna @bagussuhar periode Januari-Juli 2024. Data penelitian adalah kata, frasa, kalimat yang mengandung gaya bahasa retoris. Pengumpulan data menggunakan teknik simak libat bebas cakap dan teknik catat. Analisis data mengguanakn pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Berdasarkan penelitian ditemukan sebanyak 65 data gaya bahasa retoris meliputi: 5 bentuk aliterasi, 7 bentuk asonansi, 3 bentuk anastrof, 16 bentuk asindeton, 4 bentuk polisindeton, 2 bentuk elipsis, 10 bentuk eufemismus, 2 bentuk perifrasis, 3 bentuk prolepsis, 6 bentuk pertanyaan retoris, 4 bentuk koreksio, dan 2 bentuk hiperbol pada 26 video sumber data. Video animasi dakwah pada laman akun pengguna @bagussuhar menggunakan beberapa jenis gaya bahasa retoris, dimana gaya bahasa asindeton yang paling dominan.
Copyrights © 2025