Penyelenggaraan Pemilu Indonesia di luar negeri khususnya di Malaysia, menghadapi berbagai kerawanan yang berpotensi menghambat pemenuhan hak demokrasi bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk kerawanan pemilu serta dampaknya terhadap hak demokrasi PMI. Menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dan metode studi pustaka, penelitian ini menelaah berbagai sumber relevan untuk menggambarkan kondisi sosial dan struktural yang mempengaruhi pelaksanaan Pemilu 2024 di Malaysia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minimnya sosialisasi, ketimpangan akses informasi, serta kendala administratif dan logistik menjadi hambatan utama dalam menjamin hak pilih PMI. Selain itu metode dan waktu pemungutan suara yang tidak adaptif terhadap kondisi kerja PMI memperparah keterbatasan partisipasi. Kerentanan ini diperkuat oleh lemahnya perlindungan struktural dan koordinasi antar penyelenggara pemilu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kerawanan pemilu berdampak langsung pada penurunan kolaboratif antar pemangku kepentingan guna memastikan partisipasi politik yang setara dan perlindungan hak demokrasi bagi seluruh warga negara luar negeri
Copyrights © 2025