Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Analysis of Tempo Media Criticism of the Two Periods of Jokowi's Government (2014-2024): Nawadosa Jokowi Magazine: Analysis of Tempo Media Criticism of the Two Periods of Jokowi's Government (2014-2024): Nawadosa Jokowi Magazine Tia Nur Aisyah; Alifah Jasmine Kallista Remanu; Kayla Salsabilla Farroza; Amalia Pratiwi; Fatkhuri
ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 4 No. 6 (2024)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/soshum3378

Abstract

This study aims to analyze the role of Tempo media in critiquing Joko Widodo's government during two terms (2014-2019 and 2019-2024), focusing on the construction of criticism against government policies. The research employs a qualitative method with a literature study approach and interviews. Data collection techniques involve analyzing articles, journals, and official sources from Tempo. The findings indicate that Tempo employs various consistent and structured criticism patterns, with framing that highlights key issues from the "18 major sins" of the Jokowi administration. The discussion reveals that Tempo's reporting serves not only as criticism but also as a tool to influence public opinion and maintain media independence amidst rapidly changing political dynamics. The conclusion of this study emphasizes that Tempo media plays a significant role in shaping critical narratives against the government and contributes to public discourse in Indonesia.
Analisis Kerawanan Pemilu Indonesia Tahun 2024 di Malaysia dan Dampaknya bagi Hak Demokrasi Pekerja Migran Tia Nur Aisyah; Ramanda Sheva Aurellia; Rika Dewi Sartika; Nuala Aisharani Kinasih Londo; Syahwa Fitria Kurniawan; Restu Rahmawati
Pubmedia Social Sciences and Humanities Vol. 2 No. 4 (2025): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pssh.v2i4.406

Abstract

Penyelenggaraan Pemilu Indonesia di luar negeri khususnya di Malaysia, menghadapi berbagai kerawanan yang berpotensi menghambat pemenuhan hak demokrasi bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk kerawanan pemilu serta dampaknya terhadap hak demokrasi PMI. Menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dan metode studi pustaka, penelitian ini menelaah berbagai sumber relevan untuk menggambarkan kondisi sosial dan struktural yang mempengaruhi pelaksanaan Pemilu 2024 di Malaysia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minimnya sosialisasi, ketimpangan akses informasi, serta kendala administratif dan logistik menjadi hambatan  utama dalam menjamin hak pilih PMI. Selain itu metode dan waktu pemungutan suara yang tidak adaptif terhadap kondisi kerja PMI memperparah keterbatasan partisipasi. Kerentanan ini diperkuat oleh lemahnya perlindungan struktural dan koordinasi antar penyelenggara pemilu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kerawanan pemilu berdampak langsung pada penurunan kolaboratif antar pemangku kepentingan guna memastikan partisipasi politik yang setara dan perlindungan hak demokrasi bagi seluruh warga negara luar negeri