Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran iklim sekolah dan parental monitoring terhadap kecerdasan moral siswa SMA pada dua sistem pendidikan: boarding school dan non-boarding school. Fenomena degradasi moral remaja menjadi latar belakang penelitian ini, dengan fokus pada bagaimana lingkungan sekolah dan pengawasan orang tua berkontribusi dalam pembentukan nilai moral. Menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan pendekatan total sampling dan convenience sampling, sebanyak 357 siswa SMA Al-Azhar Medan menjadi subjek penelitian. Instrumen yang digunakan meliputi skala kecerdasan moral, skala iklim sekolah, dan skala parental monitoring, yang divalidasi melalui CFA. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa iklim sekolah dan parental monitoring berperan signifikan terhadap kecerdasan moral siswa (p < 0,001). Namun, tidak ditemukan perbedaan yang signifikan antara siswa boarding dan non-boarding school terkait kecerdasan moral (p > 0,05). Mayoritas siswa menunjukkan tingkat kecerdasan moral, iklim sekolah, dan parental monitoring dalam kategori sedang. Hasil ini menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam meningkatkan kecerdasan moral remaja, terlepas dari sistem pendidikan yang diterapkan.
Copyrights © 2025