Usaha garam yang dilakukan oleh masyarakat di daerah Panimbang Jaya menggunakan teknologi tunnel garam belum diketahui kandungannya, sehingga perlu dilakukan pengujian untuk mengetahui karakteristiknya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji karakteristik garam hasil tunnel dan analisis antibakterinya. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif komparatif yang membandingkan hasil karakteristik dengan SNI garam. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini meliputi kadar air garam 1,45%, NaCl 96,76%, serta bagian yang tidak larut dalam air sebanyak 0,12%. Keseluruhan hasil tersebut masih dalam batas standar SNI. Hasil antibakteri didapatkan bahwa pada konsentrasi 10% garam dapat digunakan untuk mereduksi/membunuh bakteri. Berdasarkan hasil tersebut garam hasil tunnel yang diproduksi dari Desa Panimbang Jaya memiliki potensi untuk dijadikan garam konsumsi
Copyrights © 2025