Guru perlu memiliki keterampilan komunikasi yang kuat dan efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur direktif dan strategi komunikasi yang digunakan oleh guru selama pengajaran. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang temuan. Penelitian kualitatif menghasilkan data deskriptif dalam bentuk bahasa lisan, teks tertulis, dan perilaku individu yang diamati. Temuan menunjukkan bahwa, di antara tindak tutur direktif seperti bertanya, memerintah, memohon, menasihati, menyarankan, dan menantan, tindak tutur yang paling sering digunakan adalah bertanya, dengan 102 tuturan, sedangkan menasihati adalah yang paling jarang digunakan, dengan hanya 1 tuturan. Selain itu, studi ini juga mengeksplorasi strategi bertutur yang digunakan oleh guru selama pembelajaran, yang dominan digunakan yaitu strategi Bertutur Terus Terang tanpa Basa-basi (BTTB) yang ditemukan sebanyak 144 data. Ketika guru menyampaikan tuturannya secara langsung tanpa basa-basi siswa akan mudah memahami dan dapat menciptakan hubungan yang harmonis sehingga komunikasi yang terjalin menjadi bagus. Melalui komunikasi dan tuturan yang bagus dan efektif, interaksi yang variatif, srerta menunjukkan kepedulian, guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan siswa, yang pada akhirnya berdampak pada hasil belajar yang lebih baik.
Copyrights © 2025