Anemia menjadi masalah kesehatan yang banyak ditemukan pada remaja. Tingkat konsumsi TTD di Indonesia masih rendah. Pada remaja putri, anemia bisa memberikan dampak buruk di masa depan apabila tidak segera ditangani.Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi remaja putri dalam mengkonsumsi tablet tambah darah di SMAN 13 Kerinci. Jenis penelitian cross sectional, jumlah sampel sebanyak 45 siswi di SMAN 13 Kerinci dengan total sampling. Variabel penelitian ialah perilaku tidak konsumsi TTD dalam 3 bulan terakhir, pengetahuan, sikap, dukungan guru, dan dukungan keluarga. Pengumpulan data dengan wawancara. Analisis menggunakan chi-square. Proporsi siswi yang tidak mengonsumsi TTD dalam 3 bulan terakhir adalah 42,2 %. Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan (p-value : 1,000) dan sikap ( p-value: 0,591) dengan Perilaku Remaja Putri dalam 3 bulan terakhir mengkonsumsi TTD. Terdapat hubungan antara dukungan guru (p-value : 0,048), dukungan keluarga (p-value : 0,031) dengan perilaku Remaja Putri dalam 3 bulan terakhir mengkonsumsi TTD.
Copyrights © 2025