Kurangnya motivasi serta minat siswa yang berdampak pada hasil belajar yang rendah pada mata Pelajaran Bahasa Indonesia, menjadi dasar dilaksanakannya penelitian tindakan kelas ini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas I dalam materi Kata Benda melalui penerapan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) yang dikombinasikan dengan model pembelajaran Project-Based Learning (PjBL). Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Mc. Taggart, yang meliputi dua siklus dan terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, serta refleksi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pendekatan CRT yang dipadukan dengan model PjBL efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Pada siklus I, capaian hasil belajar klasikal sebesar 66,67% dengan kategori cukup, yang kemudian meningkat pada siklus II menjadi 85,18%.
Copyrights © 2025