cover
Contact Name
Jayawardana
Contact Email
hepta2011@gmail.com
Phone
+6281336101853
Journal Mail Official
journaljese@gmail.com
Editorial Address
Puri Kartika Asri Blok II No. 8, Arjowinangun, Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur, 65132
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Educational Science and E-Learning
Published by Rena Cipta Mandiri
ISSN : -     EISSN : 30630436     DOI : https://doi.org/10.62354/v1i1
Core Subject : Education,
Journal of Educational Science and E-Learning (JESE) adalah jurnal ilmiah nasional yang berfokus pada penelitian dan pengembangan dalam inovasi dan teknologi bidang pendidikan, pembelajaran, dan e-learning. Jurnal ini terbit setahun dua kali yaitu pada bulan Juni dan Desember. Focus and Scope jurnal ini adalah meliputi topik-topik berikut ini: - Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran - Inovasi dan Teknologi Pembelajaran - Pengembangan Model, Metode, dan Media Pembelajaran - Pengembangan dan Evaluasi Kurikulum - Pembelajaran Digital, E-Learning, Machine Learning, AI, IoT
Articles 31 Documents
Contextual Teaching Learning sebagai Upaya Peningkatan Prestasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP N 5 Tanggul pada Materi Sistem Gerak Mahbubah, Fina Saffanatul; Rahmawati, Afida Febri; Kustini, Siti Mas’adah
Journal of Educational Science and E-Learning Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/v1i1

Abstract

Strategi pembelajaran yang efektif diperlukan untuk mencapai salah satu indikator SDGs yaitu pendidikan berkualitas. Peneliti telah melakukan observasi terhadap kelas VIIIA SMPN 5 Tanggul berupa pre-test materi Sistem Gerak yang sebelumnya telah diajarkan melalui metode ceramah menunjukkan bahwa 12 dari 15 siswa memperoleh nilai di bawah kriteria ketuntasan minimal (KKM) yaitu 75. Penelitian ini memiliki tujuan supaya siswa mendapat hasil post-test yang maksimal dengan nilai >75 setelah pembelajaran materi sistem gerak berbasis Contextual Teaching Learning. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus yang masing-masing memiliki alur sama yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini memperoleh hasil data nilai siswa yaitu rata-rata nilai pre-test yang mencapai 63 dan rata-rata nilai post-test yang naik menjadi 76, dengan gain sebesar 0,35. Pembelajaran sistem gerak berbasis CTL memiliki dampak positif yang signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas VIII SMPN 5 Tanggul. Selain meningkatkan pemahaman materi, metode ini juga mampu meningkatkan keaktifan siswa, mengembangkan keterampilan berpikir kritis, serta mengaitkan konsep-konsep pembelajaran dengan konteks kehidupan sehari-hari siswa.
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning pada Materi Bagian-Bagian Daun dan Fungsinya Mariani, Mariani; Rahadian Dyah Kusumawati, Putri; Abdullah, Zuhair; Kamal, Rahmat; Fadli, Failasuf
Journal of Educational Science and E-Learning Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/g9axvj18

Abstract

Rendahnya hasil belajar salah satunya bisa disebabkan oleh rendahnya keaktifan peserta didik dalam pembelajaran. Melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) keaktifan peserta didik diharapkan dapat meningkat sehingga hasil belajar juga meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk 1. Mengetahui proses penerapan model PBL dalam meningkatkan pemahaman bagian-bagian tumbuhan dan fungsinya bagi peserta didik; 2. Mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik pada materi bagian-bagian tumbuhan dan fungsinya melalui model pembelajaran PBL. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Langkah-langkah dalam penelitian yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi yang menjadi sebuah siklus kegiatan penelitian. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV yang berjumlah 18 orang. Hasil penelitian ini yaitu terdapat peningkatan ketuntasan hasil belajar peserta didik pada siklus II. Data hasil belajar pada siklus II diperoleh nilai rata-rata sebesar 86 yang masuk pada kategori baik. Sebanyak 94% peserta didik dinyatakan tuntas dan 6% tidak tuntas berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw di SD Negeri Kebulen Kota Pekalongan Murodah, Naily; Aini, Rofiqotul; Khobir, Abdul; Abidin, M Yasin
Journal of Educational Science and E-Learning Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/v1i3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam materi asmaul husna melalui model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw di SD Negeri Kebulen Kota Pekalongan. Penelitian ini berjenis penelitian tindakan kelas (PTK). Pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada mata pelajaran PAI materi asmaul husna kelas IV dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV. Hal ini dapat diketahui dari hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri Kebulen Kota Pekalongan yaitu pada Test siklus I dari 11 siswa, siswa yang tuntas berjumlah 8 orang atau dengan persentase 73 % dan siswa yang tidak tuntas berjumlah 3 orang atau dengan persentase 27 % dengan nilai rata-rata kelas 78. Selanjutnya pada Test siklus II dari 11 siswa, siswa yang tuntas berjumlah 10 orang atau dengan persentase 91 % dan siswa yang tidak tuntas berjumlah 1 orang atau dengan persentase 9 %, dengan rata-rata kelas 87.
Analisis Respon Siswa terhadap Model Pembelajaran Science Technology Society (STS) pada Pembelajaran Fisika Siswa SMA Sugianto, Ferdy
Journal of Educational Science and E-Learning Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/v1i4

Abstract

Observasi yang  dilakukan pada salah satu guru fisika di SMAN 1 Pakusari menunjukkan bahwa sebagian besar siswa  kurang aktif dan cenderung menghafal rumus, serta hasil belajar fisika siswa tergolong masih  rendah. Yang diperlukan adalah solusi yang memungkinkan siswa berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran sehingga dapat melatih kemampuan pemecahan masalahnya. Salah satu model pembelajaran yang dapat menjadi solusi adalah model pembelajaran Science Technology Society (STS). Dari hasil penelitian teoritis mengenai keefektifan model pembelajaran STS, siswa kini mampu mengenali permasalahan dan mencari solusinya dengan lebih kreatif. Model pembelajaran STS beserta perangkatnya telah tervalidasi dan dapat diterapkan untuk pembelajaran. Oleh karena itu, perlu digunakan model pembelajaran STS untuk menganalisis respon siswa terhadap pembelajaran. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif analisis yang menggunakan model pembelajaran STS untuk menganalisis respon siswa terhadap pembelajaran. Sampel penelitian terdiri dari 30 siswa kelas 10 SMAN 1 Paksari. Survei respon siswa meliputi empat aspek, yaitu aspek minat, kemudahan memahami isi, aktivitas pembelajaran, dan kemudahan penyelesaian pembelajaran. Berdasarkan temuan, secara keseluruhan rata-rata persentase setiap aspek berada pada kategori “sangat baik”. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran fisika dengan menggunakan model pembelajaran STS mendapat respon  positif dari siswa.
Peran Guru dalam Mengatasi Perilaku Amoral Anak Usia Dini di RA Nurul Hasan Gelang Sumber Baru Jember Pertiwi, Eky Prasetya; Munawaroh, Zahrotul; Suwargono, Trio
Journal of Educational Science and E-Learning Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jese.v1i5

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam mengatasi perilaku Amoral anak TK di RA Nurul Hasan Gelang Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil penelitian mengenai peran guru PAUD dalam penanaman Amoral anak usia dini di Raudlatul Athfal Nurul Hasan Desa Gelang Kec. Sumber Baru Kab. Jember yaitu guru: 1). Berperan sebagai pembimbing, guru mengarahkan metode bercakap-cakap kepada anak-anak, 2). Berperan sebagai pelatih, guru menanamkan norma melalui pembiasaan yang baik, 3). Berperan sebagai motivator, dengan cara memberi motivasi atau mendorong anak dengan memberi pujian serta rangsangan berbagai kegiatan yang disukai anak, 4) Berperan sebagai inspirator, melalui pemberian contoh menggunakan media berupa gambar atau cerita bergambar bahkan guru tersebut yang menjadi model/contoh bagi anak didiknya. 5)Berperan sebagai evaluator, guru berperan sebagai penilai/evaluasi yang dilakukan dengan cara menilai norma yang ditampilkan anak.
Penerimaan Diri Orang Tua Terhadap Anak Disabilitas Intelektual dan Peran dalam Pendidikan Anak Timansah , Angger; Nurhadiyati, Arifah
Journal of Educational Science and E-Learning Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jese.v1i6

Abstract

Penelitian ini berkenaan dengan keberadaan anak disabilitas intelektual terhadap penerimaan diri orang tua dan peran orang tua dalam upaya memberikan layanan pendidikan baik di sekolah oleh guru dan orang tua di rumah. Anak disabilitas intelektual memilik karakteristik pada hambatan kognitif sehingga penerimaan dan peran orang tua dalam pendidikan sangat penting perkembangan anak disabilitas intelektual. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerimaan orang tua terhadap anak-anak dengan disabilitas intelektual dan peran mereka dalam pendidikan anak-anak tersebut. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif, sebuah metode yang menekankan pada eksplorasi mendalam terhadap fenomena yang diteliti. Pendekatan kualitatif menghasilkan dan mengolah data deskriptif seperti transkripsi wawancara, catatan lapangan, gambar, foto, dan rekaman video. Jumlah subjek dalam penelitian ini sebanyak 5 orang. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam sebagai metode utama, dan observasi sebagai metode pendukung. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa semua subjek dapat menerima kondisi anak mereka dengan sepenuh hati. Penerimaan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti dukungan dari keluarga besar, kemampuan finansial, latar belakang agama, tingkat pendidikan, status pernikahan, usia, serta dukungan dari para ahli dan masyarakat luas.
Laboratorium Ritel Sebagai Media Praktik  Pembelajaran Kewirausahaan di SMK Negeri 4 Jember Susilo, Taufan Dwi
Journal of Educational Science and E-Learning Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jese.v1i7

Abstract

Lulusan SMK jurusan bisnis daring dan pemasaran masih belum memuiliki keteranpilan soft skill. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan laboratorium ritel sebagai media praktik pembelajaran kewirausahaan di SMK Negeri 4 Jember. Kerjasama antara SMK Negeri 4 Jember dan PT. Sumber Alfaria Trijaya memungkinkan pengembangan laboratorium ritel yang digunakan sebagai sarana praktik bagi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, meliputi pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data terdiri dari data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi laboratorium ritel sebagai media praktik pembelajaran kewirausahaan berhasil meningkatkan keterampilan siswa dalam mengelola bisnis ritel. Kurikulum yang disusun bersama antara pihak sekolah dan Alfamart, serta kehadiran guru tamu dari Alfamart, turut berkontribusi dalam peningkatan kualitas pembelajaran. Kesimpulannya, laboratorium ritel di SMK Negeri 4 Jember efektif sebagai sarana pembelajaran kewirausahaan, memberikan bekal keterampilan yang relevan bagi siswa untuk bersaing di dunia kerja.
Peningkatan Keaktifan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPAS melalui Implementasi Media Quizizz bagi Kelas VI Sekolah Dasar Ulum, Mufidatul; Bahtiar, Reza Syehma; Sudjarwo, Sudjarwo
Journal of Educational Science and E-Learning Vol. 1 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jese.v1i2.10

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini tujuannya adalah untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas VI-B SDN Gunung Sari III pada mata pelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) melalui implementasi platform Quizizz. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan siswa dalam pembelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan model Penelitian Tindakan Kelas Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data keaktifan belajar siswa menggunakan instrumen observasi selama proses pembelajaran dan tes,  dengan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa penggunaan media Quizizz dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas VI-B SDN Gunung Sari III pada mata pelajaran IPAS. Peningkatan ini terlihat dari meningkatnya partisipasi siswa dalam pembelajaran, seperti menjawab pertanyaan, memberikan tanggapan, menyelesaikan tugas mandiri dan berdiskusi dengan kelompok. Berdasarkan hasil penelitian ini, memperoleh kesimpulan bahwa platform Quizizz dapat menjadi salah satu pilihan strategi pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran IPAS.
Penerapan Media Pembelajaran Kahoot untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Pembelajaran IPAS Materi Fotosintesis bagi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Maulidah, Maya Hikmatul; Bahtiar, Reza Syehma; Sudjarwo, Sudjarwo
Journal of Educational Science and E-Learning Vol. 1 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jese.v1i2.12

Abstract

Kahoot adalah salah satu alat pembelajaran yang dapat digunakan untuk menguji kemampuan seseorang dalam belajar. Sebagai alat pembelajaran, Kahoot memiliki kemampuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dan memudahkan siswa untuk mencapai ketuntasan dalam penilaian hasil belajar guru mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif penggunaan aplikasi Kahoot dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPAS di kelas IVB SDN Gunungsari III. Metode deskriptif kuantitatif digunakan pada populasi seluruh siswa di kelas IVB SDN Gunungsari III, dan teknik sampel purposive digunakan untuk memilih 20 siswa. Data dikumpulkan melalui angket kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Kahoot mendapat respons positif dan meningkatkan hasil belajar siswa selama proses pembelajaran IPAS.
Upaya Meningkatkan Partisipasi Aktif Peserta Didik dalam Proses Pembelajaran IPAS Melalui Model Project-Based Learning (PjBL) di Kelas VI Walidain, Mardhatillah Birrul; Bahtiar, Reza Syehma; Sudjarwo, Sudjarwo
Journal of Educational Science and E-Learning Vol. 1 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jese.v1i2.13

Abstract

Penelitian tindakan kelas yang telah dilakukan pada kelas VI menggunakan model pembelajaran Project-based learning (PjBL) memiliki tujuan untuk mengembangkan partisipasi aktif anak murid dalam mapel Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial bab 2 “Cerita Tentang Indonesia Kita” sub bab “Kedatangan Bangsa-Bangsa Eropa ke Indonesia”. Penelitian ini dengan subjek yang dipilih kelas VI A yang terdiri dari 20 anak murid sepuluh laki-laki dan sepuluh  perempuan. PTK kali ini menggunakan 2 siklus pembelajaran serta pada tiap siklusnya meliputi 2 proses belajar mengajar, tindakan ini menggunakan Mixed Methods (kuantitatif dan kualitatif) begitu pula teknik analisis datanya, instrument atau alat penghimpunan data berbentuk kuesionar, wawancara, analisis, serta catatan harian. Penerapan 2 siklus pada PTK ini didapatkan hasil dimana siklus 1 mayoritas peserta didik mendapatkan nilai 62,5 sedangkan pada siklus 2 mayoritas peserta didik mendapatkan hasil 86,2 terbukti terjadi peningkatan partisipasi aktif peserta didik pada siklus 2 dengan mempergunakan model pembelajaran Project-based learning (PjBL) pada mapel IPAS materi Kedatangan Bangsa-Bangsa Eropa ke Indonesia. 

Page 1 of 4 | Total Record : 31