Artikel ini mengkaji integrasi Kurikulum CINTA dengan strategi pembelajaran mendalam (deep learning) sebagai pendekatan inovatif untuk membentuk kultur belajar yang tidak hanya menyenangkan secara emosional, tetapi juga transformatif secara kognitif dan sosial. Kurikulum CINTA, yang berfokus pada nilai Cerdas, Inklusif, Nilai, Toleran, dan Amanah, memperkuat karakter peserta didik melalui pembelajaran yang humanis dan kontekstual. Sementara itu, deep learning menekankan pada pemahaman konseptual yang mendalam, refleksi personal, dan keterkaitan pembelajaran dengan kehidupan nyata. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi kedua pendekatan ini mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan aktif siswa, serta membangun komunitas belajar kolaboratif di madrasah. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan pemahaman guru, belum meratanya pelatihan, dan fasilitas yang belum memadai. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kebijakan, penguatan kapasitas guru, dan pengembangan komunitas belajar yang berkelanjutan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode kajian pustaka.
Copyrights © 2025