Globalisasi dan modernisasi telah mendorong perubahan mendasar dalam berbagai aspek kehidupan, sehingga pelestarian tradisi budaya lokal menjadi sangat penting. Tradisi Tate’e (Rel-Wa) di masyarakat Tanebar Evav merupakan ritual yang kaya akan nilai-nilai simbolik, religius, dan budaya yang mendasari identitas kolektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dinamika nilai-nilai tradisional dalam ritual Tate’e dan mengidentifikasi mekanisme untuk beradaptasi dengan perubahan sosial dan lingkungan. Pendekatan kualitatif digunakan dengan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipan. Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa simbol-simbol seperti daun sirih, api unggun, dan kain sarung berfungsi sebagai media untuk menginternalisasi nilai-nilai budaya dan agama yang diwariskan secara turun-temurun. Selain itu, kerja sama timbal balik dan kepatuhan yang ketat terhadap aturan adat memastikan keberlanjutan tradisi meskipun ada inovasi ritual. Penelitian lebih lanjut perlu mengeksplorasi adaptasi terhadap perubahan iklim dan dinamika sosial, dan temuan-temuan ini berkontribusi untuk melestarikan warisan lokal.
Copyrights © 2025