Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan nilai-nilai Pendidikan Kewarganegaraan dalam meningkatkan kesadaran akan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di lingkungan industri. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, yang melibatkan analisis berbagai sumber akademik dan regulasi terkait K3. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penguatan nilai-nilai PKn, seperti tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap rekan kerja, tanggung jawab, kepatuhan hukum, partisipasi aktif, dan solidaritas sosial, diyakini dapat berperan dalam membentuk budaya keselamatan kerja secara signifikan meningkatkan kepatuhan pekerja terhadap prosedur keselamatan, mengurangi risiko kecelakaan, serta membangun lingkungan kerja yang lebih aman dan produktif.Teori Konstruktivisme Sosial dan Theory of Planned Behavior digunakan untuk menjelaskan bagaimana interaksi sosial dan sikap positif terhadap K3 mempengaruhi kepatuhan pekerja terhadap prosedur keselamatan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi perusahaan dalam merancang program pelatihan K3 yang efektif, dengan menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai kewarganegaraan sebagai bagian dari budaya organisasi.
Copyrights © 2025