Artikel ini mencoba mengkaji bagaimana integrasi yang dapat dilakukan antara teologi dan teknologi, sebagai upaya doing theology di era digitalisasi. Hal ini berangkat dari keresahan penulis dengan melihat perkembangan dunia yang sangat pesat dalam berbagai hal, terutama dalam hal perkembangan teknologi. Dampak dari perkembangan ini juga dirasakan langsung oleh teologi, dan bagaimana gereja dan orang percaya berteologi (doing theology). Di satu sisi, tidak dapat dipungkiri bahwa dalam menjalankan tugasnya teologi membutuhkan teknologi, tetapi di sisi lain perlu juga dibangun sebuah konstruksi teologis bagaimana penggunaan teknologi tersebut untuk berteologi. Sehingga teologi dan teknologi menjadi hal yang menarik untuk dikaji ataupun dihubungkan dalam sebuah integrasi. Tulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi integratif. Gereja dan orang percaya harus dapat melihat teknologi yang cenderung dimaknai sebagai hal sekuler yang digunakan untuk aktivitas kehidupan manusia, kini menjadi bagian yang dimanfaatkan juga oleh gereja sebagai suatu penghayatan baru akan makna teologis dari ibadah dan praktik-praktik kehidupan Kristen lainnya.
Copyrights © 2025