Setiap individu pasti memiliki emosi yang dikeluarkan. Ini adalah potensi yang dimiliki individu sejak lahir dan berkembang mengikuti pola pertumbuhan imdividu. Emosi merupakan keadaan yang responnya dapat mempengaruhi perilaku individu. Macam-macam emosi ada banyak dengan cara pengelolaan yang berbeda-beda. Meskipun begitu, banyak individu yang belum mengenal serta dapat mengelola emosi dengan baik terutama anak-anak. Oleh karena itu, peneliti ingin mengkaji tentang pengenalan dan pengelolaan emosi pada siswa MI 01 Walisongo Paesan. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan melakukan observasi serta wawancara pada siswa yang terkait. Peneliti juga terjun langsung dalam memperkenalkan pengertian, pembagian dan regulasi emosi. Kemudian siswa mewarnai bidang bangunan dengan warna yang telah ditentukan untuk mengetahui keadaan emosi siswa. Peneliti juga membuat kegiatan konseling kelompok untuk mengetahui sejauh mana siswa memahami emosi dan cara penanganannya. Terapi membaca Al-Quran bersama juga dilakukan untuk mendatangkan ketenangan hati. Hal ini diharapkan dapat bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari siswa MI 01 Walisongo Paesan sehingga bisa tumbuh kembang dengan mental dan pengelolaan emosi yang baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dapat memahami dan mengelola emosi yang muncul dengan menerapkan regulasi yang sudah diajarkan sebelumnya. Kemampuan siswa dalam mengelola emosinya memperlihatkan kualitas diri mereka yang baik.
Copyrights © 2025